Connect With Us

Empat Kecamatan di Tangsel Rawan Banjir

Tim TangerangNews.com | Senin, 16 Mei 2022 | 23:02

Banjir saat melanda Kampung Kayu Gede RW 04, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, pada 8 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memetakan ada empat kecamatan di wilayah Tangsel yang rawan banjir.

Di empat kecamatan tersebut, seperti dilansir dari iNews, Senin 16 Mei 2022, bila diguyur hujan deras mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir.  Berikut ini empat kecamatan yang rawan banjir:

1. Kecamatan Setu

Banjir kerap terjadi di Kecamatan Setu yang disebabkan luapan Kali Cisadane. Salah satu titik yang rawan banjir, yaitu di kawasan Pesona Serpong. Lokasi lainnya yang rawan banjir, yakni di Kelurahan Bakti Jaya.

2. Kecamatan Pondok Aren

Banjir di Pondok Aren paling disebabkan oleh luapan Kali Ciputat dan drainase yang tak mampu menampung debit air. Lokasi yang rawan banjir, yaitu di Perumahan Pondok Safari Indah, Pondok Kacang Prima, Pondok Maharta, Kampung Bulak, Jurang Mangu Permai, Perumahan Taman Mangu Indah, dan Jalan Ceger Jurang Mangu Timur.

3. Kecamatan Pamulang

Lokasi rawan banjir di Pamulang berada di kawasan Perumahan Bukit Pamulang Indah, Perumahan Lembah Pinus, Perumahan Reni Jaya, dan di Jalan Siliwangi seberang Kelurahan Pondok Benda. Banjir biasanya disebabkan oleh drainase sedimentasi.

4.Kecamatan Serpong

Titik rawan banjir berada di Kampung Jati, Kelurahan Buaran, di Kampung Kayu Gede, dan di Jalan Raya Graha Boulevard.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Uji Coba Berakhir Juli, Pemprov Banten Usulkan WFH ASN Setiap Jumat Dihentikan

Uji Coba Berakhir Juli, Pemprov Banten Usulkan WFH ASN Setiap Jumat Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan penghentian kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat setelah masa uji coba berakhir pada akhir Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill