Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memetakan ada empat kecamatan di wilayah Tangsel yang rawan banjir.
Di empat kecamatan tersebut, seperti dilansir dari iNews, Senin 16 Mei 2022, bila diguyur hujan deras mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir. Berikut ini empat kecamatan yang rawan banjir:
1. Kecamatan Setu
Banjir kerap terjadi di Kecamatan Setu yang disebabkan luapan Kali Cisadane. Salah satu titik yang rawan banjir, yaitu di kawasan Pesona Serpong. Lokasi lainnya yang rawan banjir, yakni di Kelurahan Bakti Jaya.
2. Kecamatan Pondok Aren
Banjir di Pondok Aren paling disebabkan oleh luapan Kali Ciputat dan drainase yang tak mampu menampung debit air. Lokasi yang rawan banjir, yaitu di Perumahan Pondok Safari Indah, Pondok Kacang Prima, Pondok Maharta, Kampung Bulak, Jurang Mangu Permai, Perumahan Taman Mangu Indah, dan Jalan Ceger Jurang Mangu Timur.
3. Kecamatan Pamulang
Lokasi rawan banjir di Pamulang berada di kawasan Perumahan Bukit Pamulang Indah, Perumahan Lembah Pinus, Perumahan Reni Jaya, dan di Jalan Siliwangi seberang Kelurahan Pondok Benda. Banjir biasanya disebabkan oleh drainase sedimentasi.
4.Kecamatan Serpong
Titik rawan banjir berada di Kampung Jati, Kelurahan Buaran, di Kampung Kayu Gede, dan di Jalan Raya Graha Boulevard.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali menorehkan prestasi gemilang di industri properti nasional dengan menyabet empat penghargaan bergengsi sekaligus dalam ajang Golden Property Awards (GPA) People's Choice 2026
Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews