Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melakukan Assessment banjir di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Sabtu 21 Mei 2022.
Banjir yang terjadi pada pukul 04.30 WIB dengan ketinggian 15-20 sentimeter ini melanda pemukiman RT 14, 15, 16 di RW 08.
Penyebabnya hujan intensitas tinggi di wilayah Bogor yang mengakibatkan Kali Cisadane Meluap.
"BPBD Pos Damkar Kosambi melakukan assessment di lokasi pada pukul 07.30 WIB. Pada banjir ini, ada sekitar 150 jiwa yang terdampak dan tidak ada korban jiwa," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir.
Oni Syahroni, Komandan Pos Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan banjir di Tanjung Burung ini biasa terjadi jika di wilayah Bogor hujan deras.
"6 Jam air bisa sampai ke Kali Cisadane dan meluap ke area pemukiman warga," ujarnya.
Di wilayah Kecamatan Teluknaga pada malam hari terjadi hujan namun tidak lebat, pada pukul 09.00 WIB wilayah yang terdampak banjir sudah surut.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProvinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sejak Selasa 30 Juni 2026, pukul 12.30 WIB, hingga kini belum padam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews