Connect With Us

BPBD Assessment Banjir di Tanjung Burung Tangerang, 150 Orang Terdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 22 Mei 2022 | 09:49

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang melakukan Assessment banjir di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Sabtu 21 Mei 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melakukan Assessment banjir di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Sabtu 21 Mei 2022.

Banjir yang terjadi pada pukul 04.30 WIB dengan ketinggian 15-20 sentimeter ini melanda pemukiman RT 14, 15, 16 di RW 08.

Penyebabnya hujan intensitas tinggi di wilayah Bogor yang mengakibatkan Kali Cisadane Meluap. 

"BPBD Pos Damkar Kosambi melakukan assessment di lokasi pada pukul 07.30 WIB. Pada banjir ini, ada sekitar 150 jiwa yang terdampak dan tidak ada korban jiwa," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir.

Oni Syahroni, Komandan Pos Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan banjir di Tanjung Burung ini biasa terjadi jika di wilayah Bogor hujan deras.

"6 Jam air bisa sampai ke Kali Cisadane dan meluap ke area pemukiman warga," ujarnya.

Di wilayah Kecamatan Teluknaga pada malam hari terjadi hujan namun tidak lebat, pada pukul 09.00 WIB wilayah yang terdampak banjir sudah surut.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill