Connect With Us

Pengelola SPBU di Tangerang Waswas Stok Pertalite Habis, Antrean Makin Panjang

Wahyu Kurniawan | Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:20

Para pengendara sepeda motor antre saat membeli BBM jenis Pertalite di Kota Tangerang, Selasa 9 Agustus 2022 malam. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tangerang was-was antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite semakin panjang karena ketersediaan stok tidak sesuai dengan permintaan.

Menurut operator SPBU 3415706 Kawidaran di Kecamatan Cikupa, Aep, ketersediaan stok Pertalite yang harga per liternya masih dibanderol Rp7.650 sangat terbatas.

"Setiap SPBU dapat jatahnya cuma 18.000 liter per hari," ungkapnya saat ditemui TangerangNews, Rabu 10 Agustus 2022.

Ia mengatakan, terbatasnya stok Pertalite disebabkan karena naiknya harga BBM jenis Pertamax, yakni Rp12.500 per liter. 

"Semenjak naiknya harga Pertamax, Pertalite sudah masuknya subsidi kayak premium," jelasnya.

Kenaikan itu, lanjutnya, membuat pengendara beralih menggunakan Pertalite, sehingga tak heran jika pengisi BBM Pertalite selalu antre.

Ia pun waswas antrean semakin panjang, karena ketersediaan stok Pertalite setiap harinya tidak mampu menyanggupi tingginya permintaan.

"Jadi, kalau misalkan jam 12 siang Pertalite sudah habis, kami tidak bisa minta lagi. Harus menunggu besoknya," ungkapnya.

Ia berharap, harga dan pasokan BBM bisa normal seperti sebelumnya.

"Kami tahu paham dengan kondisi masyarakat yang pastinya agak keberatan dengan harga Pertamax yang terbilang mahal," tuturnya.

Pengguna BBM Pertalite, Rahmat menyayangkan pihak Pertamina yang membatasi stok Pertalite. Rahmat ingin pihak Pertamina memahami kondisi masyarakat terutama pengguna Pertalite.

"Bagi saya selaku masyarakat menengah ke bawah menyayangkan. Di sisi lain, saya juga masih kurang mampu untuk membeli Pertamax yang tergolong mahal," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill