Connect With Us

Dinkes Waspadai Virus Monkeypox di Hutan Monyet Solear Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:43

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Sumihar Sihalolo. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai mewaspadai masuknya cacar monyet atau monkeypox di wilayahnya. Hal ini menyusul adanya kasus suspek cacar monyet di Pati, Jawa Tengah.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah wisata alam Hutan Monyet Solear di Jalan Cidahu, Desa Kopo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Di sana terdapat ratusan ekor monyet liar yang kerap berinteraksi dengan warga.  

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Sumihar Simaloho mengatakan, terkait adanya wisata Hutan Monyet Solear, dirinya telah menginstruksikan kepada pihak pengelola agar melakukan pengawasan ketat.

"Minta pihak pengelola agar pengunjung terhindar dari kontak fisik dengan hewan tersebut, sebagai bentuk pencegahan," katanya, Jumat 12 Agustus 2022.

Jika dalam keadaan tertentu, pengunjung mengalami gigitan dari monyet maka untuk penanganan awal dapat dilakukan observasi.

"Untuk mengetahui apakah korban mengalami gejala yang mengarah seperti Monkeypox agar dapat dilakukan isolasi segera," jelas wanita yang biasa disapa dr. Mingky.

Sedangkan, untuk penularan dari manusia atau pengunjung kepada hewan monyet, sementara ini belum ada laporan, walaupun risiko penularan tetap ada. 

"Imbauan kepada masyarakat, jika orang yang terkonfirmasi atau suspek monkeypox harus menghindari kontak dekat dengan hewan, termasuk hewan peliharaan, ternak, dan satwa liar," ujarnya.

Orang dengan monkeypox harus sangat waspada di sekitar hewan yang diketahui rentan terhadap virus tersebut, termasuk hewan pengerat dan primata non-manusia.

"Dinas Kesehatan sudah menyebarluaskan informasi tentang monkeypox dengan membuat konten edukasi melalui Instagram, website dan spanduk untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat," ungkap dr. Mingky.

KAB. TANGERANG
Puluhan Massa Aksi Demo dari Tangerang Bergerak ke Jakarta, Polisi Sebar 125 Personel

Puluhan Massa Aksi Demo dari Tangerang Bergerak ke Jakarta, Polisi Sebar 125 Personel

Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:59

Puluhan massa asal Kabupaten Tangerang bergerak menuju Jakarta, untuk mengikuti aksi unjuk rasa terkait evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pada Selasa 20 Oktober 2026.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill