Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com-Emak-emak memang selalu bikin heboh. Di setiap acara, pasti ada saja aksinya. Seperti di acara jalan santai Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan ke -77, Sabtu 13 Agustus 2022.
Kalau saja tidak ada mereka, acara pastinya 'garing' alias sepi. Yang membuat heboh adu yel yel yang ditampilkan masing-masing perwakilan RW. Padahal, yel yel tidak ada dalam rundown acara.
Saat akan dilepas oleh Lurah Medang, Gilang Pratama, peserta yang sudah berbaris di garis start tak lantas langsung jalan. Disitulah mereka melancarkan aksinya dengan berbagai gaya. Tentu saja membuat gemas dan kelucuan para penonton.

Mereka juga tampil mengenakan kostum bertema kemerdekaan yaitu merah putih. Tapi ada juga yang mengenakan pakaian adat daerah. "Seru luar biasa, nggak nyangka bakal seheboh ini acaranya, " kata Agus, warga yang mengikuti acara.
Semarak kemerdekaan diisi dengan berbagai acara. Antara lain lomba tumpeng, bazar produk UKM, pembagian hadiah lomba dan doorprize serta penampilan hiburan.
"Terima kasih partisipasi warga memeriahkan acara. Tahun depan kita adakan lagi yang lebih meriah," kata Gilang yang disambut riuh tepuk tangan warga.
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGPT PLN (Persero) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 5 Mei 2026.
Selain Sambo yang dibeli dari peternak di Cipondoh, Kota Tangerang, Presiden Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga membeli sapi seberat 1,15 ton asal peternakan di Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews