Connect With Us

Meriahkan HUT 77 RI, DPMPTSP Tangerang Berikan Layanan NIB di Pusat Keramaian

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:30

Petugas DPMPTSP Kota Tangerang saat melayani pemohon NIB di kantor Kecamatan Tangerang, Rabu 3 Agustus 2022. (Achmad Irfan Fauzi / Humas Pemerintah Kota Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di sejumlah pusat keramaian dan 13 kantor kecamatan.

Pemberian layanan NIB secara gratis tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia.

"Layanan NIB gratis dan langsung jadi di seluruh kantor kecamatan, dengan hari yang sudah dijadwalkan di masing-masing kecamatan. Ada juga dipusat keramaian, seperti di Pasar Lama, Lapangan Ahmad Yani, dan Pasar Anyar," ungkap Taufik Syahzaeni, Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Rabu 3 Agustus 2022. 

Hari pertama pelayanan NIB berlangsung di Kecamatan Tangerang dan akan berakhir pada Selasa, 16 Agustus 2022 di Kecamatan Karang Tengah. Adapun pelayanan dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Taufik menyebut, di setiap lokasi pelayanan ini tidak ada batas kuota. Sedangkan sasaran pelayanannya adalah seluruh warga Kota Tangerang, seperti pelaku UMKM. 

"Lewat layanan NIB ini, diharapkan pelaku usaha di Kota Tangerang, seperti UMKM bisa lebih banyak yang terlegalitas. Sehingga, usaha yang dijalani bisa lebih maju lagi. Ini juga menjadi program yang selaras dengan program pemerintah pusat yaitu 100 ribu NIB setiap harinya, sehingga pemulihan ekonomi bisa kian meningkat," jelas Taufik. 

Sebagai pemohon, katanya, berkas yang harus dilengkapi di antaranya KTP, NPWP, email pemohon dan nomor telepon.

"Nanti juga akan ada sedikit wawancara terkait usahanya, untuk melengkapi identitas usahanya. Jadi, siapkan saja berkasnya petugas di lokasi pasti akan membantu pemohon," jelasnya. 

Pemohon yang memanfaatkan layanan tersebut, Mulyawan Santosa yang merupakan penjual aki kendaraan mengaku, dapat informasi pelayanan ini dari anaknya melalui Instagram.

Ia mengaku proses yang dilalui cukup mudah, tidak dipersulit dengan petugas yang ramah dan jelas dalam memaparkan prosesnya. 

"Alhamdulillah deket hanya di kantor kecamatan, tadi prosesnya juga hanya sebentar, sehingga 15 menit saja. Rasanya yang penting berkas lengkap dan prosesnya bisa cepat. Terima kasih deh pokonya, sangat membantu," kata Mulyawan. 

Senada, Hartiri pedagang angkringan yang merasa butuh NIB untuk mengajukan permodalan usaha, dalam mengembangkan usahanya.

"Tapi selain itu, legalitas seperti ini penting deh, kalo ada yang tanya-tanya atau ada butuh apa, berkasnya sudah siap," katanya.

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

TANGSEL
Menteri LH Turun Tangan Bersihkan Sampah di Serpong Tangsel

Menteri LH Turun Tangan Bersihkan Sampah di Serpong Tangsel

Rabu, 4 Februari 2026 | 17:21

Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq turun langsung melakukan penyisiran dan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Rabu 4 Februari 2026.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill