Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Tangsel Ancam Denda Rp50 Juta Bagi Pembakar Sampah
Rabu, 6 Mei 2026 | 09:07
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar digadang-gadang bakal masuk dalam bursa cagub dan cawagub pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Bahkan nama Zaki paling santer disebut, dibanding sejumlah nama yang mencuat.
Ditanya tanggapannya terkait hal tersebut, Zaki mengaku belum mau bicara masalah Pilkada karena waktunya masih dua tahun lagi.
"Belum waktunya, masih lama itu," katanya saat menghadiri Music Festival Band Competition di Pasar Modern Intermoda BSD, Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 13 Agustus 2022, malam.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar DKI Jakarta ini, dirinya masih fokus bekerja sebagai Bupati Tangerang. "Saya masih kerja di kantor. Saya belum bisa bicara banyak," ujarnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco menyampaikan bahwa pihaknya akan mengusung Ahmed Zaki Iskandar maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2024, jika Anies Baswedan ingin tetap maju pada Pilpres 2024 nanti.
"Jika Anies Baswedan urung maju ke pilpres, rencana kami akan duetkan Zaki dengan Anies di Pilgub DKI. Itu harapan kami," tutur Basri seperti dikutip dari Antara, Jumat 7 Januari 2022.
Bahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno juga mendukung Zaki untuk maju pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024.
"Ini ngerti banget Jakarta bukan pemerhati ini calon pimpinan Jakarta. Tepuk tangannya banyak di sini. Yang dukung Pak Bupati mana suaranya?" katanya di acara Apresiasi Kreasi Indonesia di kawasan Kabupaten Tangerang, seperti dilansir dari Medcom, Senin 18 Juli 2022.
Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
TODAY TAGPlatform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Meski dibanderol dengan harga fantastis, minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi incaran masyarakat super high-end.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews