Connect With Us

Penerima BLT BBM di Solear Tangerang Ngaku Dipaksa Beli Sembako Ketua RT

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 20 September 2022 | 13:30

Sembako yang dibeli warga penerima BLT BBM di Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, dengan paksaan ketua RT setempat, Selasa 20 September 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Warga di Desa Cireundeu, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, penerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM mengaku dirinya dipaksa membeli sembako ke ketua RT setempat.

Padahal berdasarkan aturan, BLT sebesar Rp200 ribu tersebut bisa dibelikan sembako di mana pun tanpa paksaan. Bahkan warga diancam dicoret dari daftar penerima BLT jika tidak membeli sembako yang sudah disiapkan oleh ketua RT.

"Saya dipaksa untuk membeli, soalnya Bu RT itu dateng ke rumah-rumah, salah satunya ke tempat saya dengan membawa sembako yang telah disiapkan. Kan harusnya itu bebas beli di mana saja," kata warga Desa Cireundeu yang enggan disebutkan namanya kepada TangerangNews, Selasa 20 September 2022. 

Menurutnya aksi paksaan tersebut dilakukan pada Jumat 16 September 2022, setelah dia menerima BLT BBM. Uang Rp200 ribu itu kemudian ditukar dengan telur satu kilogram, beras satu karung, lima buah jeruk, ayam, sayur asem, dan sebungkus kacang hijau.

Baca Juga:

Mudah, Ini Cara Daftar dan Cek Penerima BLT BBM

BLT BBM Sudah Disalurkan Kepada 124.602 Warga Kabupaten Tangerang

Sepengetahuannya, tidak ada ketentuan yang mewajibkan para penerima manfaat untuk menukarkan BLT tersebut dengan sembako. "Apalagi dateng ke rumah itu kan sifatnya paksaan," ucapnya. 

Warga lainya mengaku hal yang sama. Tak sedikit warga yang kesal karena merasa masih ada keperluan lainya yang harus dibeli. Namun, mereka pasrah lantaran jika tak menurutinya, akan dikeluarkan dari penerima manfaat pada bulan selanjutnya.

"Kalau saya kan beli, cuman warga yang lain yang tidak beli diancam akan dikeluarkan," pungkasnya.

Pantauan TangerangNews di lokasi, rincian sembako tersebut mencakup satu karung beras seberat 10 Kilogram, telur ayam 1 kilogram, daging ayam potong, bahan mentah sayur sup, lima buah jeruk, dan kacang hijau mentah.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill