Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERANGNEWS.com - Sekitar 500 ribu keluarga sasaran, yakni keluarga prasejahtera di Provinsi Banten bakal mendapat bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dari pemerintah yang dimulai pada April 2022 ini.
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Banten, Budi Darma Sumapraja mengatakan, sasaran yang mendapat BLT minyak goreng adalah keluarga penerima program PKH dan BPNT. “Nah, untuk di Banten jumlahnya sekitar 500 ribu keluarga penerima," kata Budi seperti dilansir dari Antara, Sabtu 9 April 2022.
Bantuan langsung tunai minyak goreng tersebut, ujar Budi, akan diberikan selama tiga bulan mulai April 2022. Setiap bulannya keluarga penerima BLT minyak goreng tersebut akan menerima Rp100 ribu yang akan disalurkan sekaligus menjadi Rp300 ribu untuk tiga bulan melalui PT Pos.
"Penyalurannya mulai bulan April 2022 bersamaan dengan penyaluran program PKH," terang Budi.
Ia menjelaskan, bantuan BLT minyak goreng tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta mendukung daya beli masyarakat prasejahtera atas kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Lebaran.
"Sasaran penerima BLT minyak goreng secara nasional sebanyak 20,65 juta keluarga penerima manfaat," kata Budi.
Budi menambahkan, bantuan BLT minyak goreng tersebut akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Masing-masing keluarga penerima akan mendapatkan BLT minyak goreng Rp100 ribu per bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2022. "Pencairannya sekaligus tiga bulan, yakni Rp300 ribu per KPM," ucap Budi.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews