Connect With Us

Siswanya Konvoi dan Bakar Petasan di Jalan, Pemilik SMK Gema Bangsa Bakal Beri Teguran

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 4 November 2022 | 09:38

Pemilik SMK Yayasan Gema Bangsa Kabupaten Tangerang Jamaludin. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Gema Bangsa Kabupaten Tangerang akan memberikan teguran kepada siswanya yang terlibat aksi konvoi dan bakar petasan, hingga meresahkan warga, pada Selasa 1 November 2022 lalu.

“Saya akan kasih arahan dan imbauan supaya tidak kembali melakukan aksi seperti itu yang bisa memicu tawuran antar pelajar,” pungkas Pemilik SMK Yayasan Gema Bangsa Kabupaten Tangerang Jamaludin saat deklarasi damai anti tawuran, di Lapangan Maulana Yudha Tigaraksa, Kamis 3 Oktober 2022.

Namun ia sendiri mengaku baru mengetahui soal aksi konvoi ratusan pelajar hingga memblokade Jalan Raya Syekh Nawawi Tigaraksa, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang. Ia berjanji akan mengkroscek siswanya yang diduga ikut dalam aksi tersebut.

“Saya baru tahu soal itu. Nanti saya akan cek ke sekolah dan ke siswa saya, apakah mereka ikut aksi konvoi motor itu,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan pelajar melakukan konvoi menggunakan motor sambil meledakkan petasan di Jalan Raya KH Syekh Nawawi Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 1 Oktober 2022.

Terdengar, sepanjang jalan segerombolan pelajar tersebut menghidupkan klakson dengan berulang ulang kali sambil meneriaki nama sekolah mereka.

"Gema Bengsa, Gema Bangsa, Gema Bangsa," ujar pelajar yang berteriak lantang itu.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill