Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Para jemaah mulai berdatangan ke Pondok Pesantren Al Istiqlaliyyah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat, 4 November 2022.
Mereka hendak mengikuti acara Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani ke-64 pada Minggu, 6 November 2022.
Meskipun acaranya akan digelar dua hari lagi, para jemaah sudah berbondong-bondong mendatangi lokasi acara.
Bahkan, ada jemaah yang rela menginap di sekitar lokasi untuk bisa mengikuti acara tahunan tersebut.
Pantauan TangerangNews petang tadi, tampak para jemaah berdatangan dan memenuhi area masjid untuk berswafoto.
Sebelum memasuki masjid, mereka terlebih dahulu berziarah ke makam para kiai pondok pesantren.
Baca juga: Polresta Tangerang Terjunkan 450 Personel untuk Pengamanan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani
Mereka tak hanya berasal dari Tangerang Raya. Ada juga yang jemaah yang berasal dari luar beberapa wilayah di Provinsi Banten.
“Banyak jamaah yang menginap di area masjid. Yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia,” terang Afif, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Istiqlaliyyah.
Pengurus DKM Al Istiqlaliyyah, Banyu menjelaskan, para jamaah diperbolehkan dan diizinkan pengurus untuk menginap di area masjid.
Lihat juga: Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Pasar Kemis Tangerang Digelar Akhir Pekan Ini
“Acara dari jam 06.00 sampai sebelum zuhur,” kata Banyu.
Ia memperkirakan, ada lebih dari 1.000 jemaah yang hadir untuk mengikuti peringatan haul ke-64.
“Jamaah yang hadir diperkirakan lebih dari 1000. Sekitaran taman ini harus steril karena untuk tamu VVIP,” jelas Banyu.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews