Connect With Us

Profil KH Uci Turtusi Pimpinan Ponpes Al Isytiqlaliyah Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 4 November 2022 | 13:44

KH Uci Turtusi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ulama kharismatik asal Tangerang, KH Uci Turtusi atau yang akrab dipanggil Abuya Uci Turtusi merupakan pimpinan dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Istiqlaliyah di Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Menurut Habib Umar dari Pasuruan, rupanya KH Uci Turtusi masih ada nasab dengan Nabi Muhammad SAW, melansir dari Tribunnews.com, Jumat 4 November 2022.

Abuya Uci Turtusi merupakan putra dari ulama besar Banten Abuya Dimyati Al Bantani. Ia lahir sekitar 58 tahun yang lalu di Ponpes Al Istiqlaliyah di Kampung Cilongok.

Abuya Uci kecil dididik dan belajar langsung kepada sang ayah. Kemudian melanjutkan pendidikannya kepada 32 guru di berbagai pesantren yang ia tempuh selama 32 tahun.

Abuya Uci seringkali berpindah-pindah pesantren lantaran mayoritas kyai tidak berani menerimanya sebagai murid setelah mengetahui ia merupakan putra dari Abuya Dimyati Al Bantani.

Perjalanan Abuya Uci berlanjut ketika sepeninggal ayahnya, ia didapuk menjadi pimpinan dari Ponpes Salafiyah Al Istiqlaliyah yang berdiri sejak tahun 1957.

Ada beberapa acara besar di bawah kepemimpinan Abuya Uci yang diselengarakan tahunan, yaitu acara Maulid Nabi dan Haul Tuan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani yang akan kembali diadakan di Ponpes Al Istiqlaliyah pada Minggu, 6 November 2022 pekan ini.

Acara tersebut dihadiri ribuan orang seperti para pejabat, bupati, para ulama di luar pulau Jawa, ulama dari mancanegara, para Habaib dan para tokoh besar lainnya seperti Gus Dur.

https://smkit-maarifnu.sch.id/

Karomah Abuya Uci

Abuya Uci memiliki keistimewaan dan karomah yang diberikan Allah SWT. Kesaksian tentang karomah KH Uci banyak diungkapkan orang yang pernah berdekatan langsung dengannya, salah satunya yakni oleh Muhammad Sahroni seperti di kolom komentar akun YouTube Ali Ngaji Official.

Sahroni menyebutkan, Abuya Uci mampu membaca isi hati seseorang. Dirinya mengaku kerap memijat Abuya Uci, ketika ia bergumam dalam hati untuk menyudahi pijatan tersebut, seketika Abuya Uci mengiyakan keinginannya. 

Pada lain kesempatan disebutkan bahwa Abuya bisa berada di dua tempat yang berbeda dengan waktu yang sama. Hal tersebut ketika seorang kuncen Masjid Demak yang menceritakan kebiasaan Abuya Uci kerap berziarah setiap malam Jumat di makam Masjid Demak.

Namun, menurut para santri, setiap malam Jumat Abuya Uci berada di pengajian Bukhori Muslim di Majelis Cilongok.

Abuya Uci telah wafat pada Selasa, 6 April 2021. KH Uci Turtusi adalah tokoh ulama besar yang sangat dihormati dan disegani oleh semua kalangan masyarakat. Namanya harum khususnya bagi warga Kabupaten Tangerang.

Banyak jemaah yang merindukan sosok sang ulama kebanggaan Tangerang dengan segudang ilmu yang ia sampaikan dengan ikhlas, menyejukkan, dan mudah dipahami.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

PROPERTI
Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:44

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill