Connect With Us

Tawuran Pelajar Sebabkan 3 Korban Luka di Balaraja Tangerang Hanya Karena Gengsi

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 7 November 2022 | 20:29

Pelaku tawuran pelajar saat diamankan di Polresta Tangerang, Senin 7 November 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Tawuran pelajar yang mengakibatkan tiga korban luka di Balaraja, Kabupaten Tangerang bermotif gengsi. Tawuran tersebut melibatkan pelajar dari empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Kabupaten Tangerang.

Hal ini diungkap Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Tangerang Kompol Zamrul Aini, Senin 7 November 2022. Menurutnya, empat sekolah itu terdiri dari SMK M, SMK Y, SMK P, dan SMK K.

"Motifnya gengsi antar sekolah, jadi mereka janjian tawuran," kata di Mapolresta Tangerang.

Peristiwa itu berawal dari salah satu pelaku dari SMK M mengajak salah satu penghubung di SMK Y untuk tawuran. Lalu, mereka janjian dengan melibatkan SMK P dan SMK K, di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.

Namun dalam perjalanan, mereka bertemu di kawasan Oleg, Balaraja hingga tawuran pun pecah.

"Para pelajar dari SMK Y ini berpencar, jadi sebagian ada yang kabur ke arah Cengkok dan dikejarlah oleh pelaku dari SMK M, sehingga terjadilah pengeroyokan yang mengakibat korban luka berat," jelas Zamrul.

Setelah itu para pelaku kabur, sementara korban dibawa oleh warga sekitar ke RSUD Balaraja. Beberapa hari kemudian, polisi menyusuri area Cisoka dan Balaraja untuk mencari para pelaku.

Hasilnya, 10 orang pelaku pengeroyokan dari SMK M diamankan. Di antaranya berinisial MF, ANS, RA, MS, MCP dan ADS yang masih di bawah umur. Sementara pelaku dewasa yakni RI, PM, MNR dan IG.

"Saat ini para pelaku ditahan di Rutan Polresta Tangerang. Untuk satu alumni SMK M yang berperan sebagai penghubung dengan sekolah SMK Y juga sedang kita kejar," jelas Zamrul.

Zamrul menyebutkan beberapa tersangka memang sering mengajak tawuran, tetapi baru kali ini saja yang terluka parah. Dalam hal ini, ia meminta orangtua juga harus bertanggung jawab untuk mencegah anak terlibat tawuran.

 "Jadi orangtua juga ikut andil yang mengakibatkan anaknya bisa seperti ini. Kita sama-harus sama membantu untuk mengurangi aksi kekerasan remaja di Kabupaten Tangerang ini," pungkasnya.

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

BANTEN
Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Senin, 4 Mei 2026 | 10:17

Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

PROPERTI
LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

Senin, 4 Mei 2026 | 20:55

LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill