Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 10 pelaku tawuran di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 1 November 2022 lalu, ditangkap petugas Kepolisian.
Para pelaku yakni berinisial MF, ANS, RA, MS, MCP dan ADS yang masih di bawah umur. Sementara pelaku dewasa yakni RI, PM, MNR dan IG.
Baca Juga: Tawuran Pelajar Sebabkan 3 Korban Luka di Balaraja Tangerang Hanya Karena Gengsi
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Romdhon Natakusumah mengatakan, dari penangkapan ini, bukti yang didapat Satreskrim Polresta Tangerang bersama Polsek Balaraja berupa empat bilah celurit dan dua unit sepeda motor.
"Kita masih melakukan pengembangan kemungkinan yang terlibat lebih dari dua motor," katanya, Senin 7 November 2022.
Selain ke 10 pelaku, polisi juga mengejar satu tersangka lain yang masih buron. Pelaku berinisial C itu merupakan alumni yang diduga menginisiasi tawuran antar pelajar tersebut.
"Dia diduga sebagai aktor intelektual dalam tawuran ini," ucap Romdhon.
Adapun semua pelaku baik yang dewasa maupun anak-anak tetap dilakukan penahanan. Hal ini sebagai bukti keseriusan Polres Metro Tangerang Kota dalam menindak segala bentuk kejahatan, yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Pelajar Tangerang Bandel Ikut Tawuran Bakal Dikeluarkan dari Sekolah
Apalagi sebelumnya sudah ada deklarasi anti tawuran yang dilakukan pelajar Se-kabupaten Tangerang, pekan lalu. Dalam deklarasi itu mereka yang terlibat tawuran agar diproses hukum dan dikeluarkan dari sekolah.
"Para pelaku dijerat Pasal 80 ayat 2 UU No 35/2014 dan Pasal 770 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara," katanya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGDi tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews