Connect With Us

Sempat Menjala Ikan di Danau Puspemkab Tangerang, Pria Ini Ditemukan Tewas Tenggelam

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 28 November 2022 | 16:11

Pencari ikan ditemukan tenggelam di danau kawasan Puspemkab Tangerang, Senin 28 November 2022, siang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditemukan tewas di danau kawasan Pusat Pemerintah Kabupaten (Puspemkab) Kabupaten Tangerang, pada Senin, 28 November 2022, siang. Sebelum tewas, pria tanpa identitas ini terlihat sedang menjala ikan di danau tersebut.

Pedagang kopi di sekitar likasi Obob Salim mengatakan korban yang diduga pencari ikan ini sebelumnya sempat memesan kopi kepadanya.

"Korban itu habis Zuhur masih di situ, dia ngejala ikan di situ, sepertinya baru pertama kali. Lalu dia pesan kopi, ketika saya antar ternyata korban tidak muncul lagi," katanya.

Jenazah korban baru ditemukan pada pukul 13.30 WIB dalam keadaan sudah tenggelam di tengah danau. Kemudian korban ditarik ke pinggir danau menggunakan jala. Namun, saksi tidak berani mengangkat korban, karena belum ada pihak Kepolisian. 

Selain itu tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Obos menduga, korban itu mempunyai penyakit tertentu.

"Tidak ada KTP atau HP. Danau tidak terlu dalam, mungkin korban sakitnya kambuh atau keram, kemudian tenggelam," jelasnya.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill