Connect With Us

Mayat Wanita Penuh Luka di Kali Angke Tangsel Ternyata Korban Tertabrak Kereta

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 25 November 2022 | 19:31

Ilustrasi penemuan mayat di sungai. (@TangerangNews / Humas Polri)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat wanita ditemukan mengambang di aliran Kali Angke, Perumahan Nusa Loka, Jalan Natuna, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat, 25 November 2022.

Jasad korban yang penuh luka sobek di sekujur tubuhnya ini ternyata merupakan korban tertabrak kereta rel listrik (KRL).

Kapolsek Serpong Kompol Evarmon Lubis mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa korban tertabrak KRL pada Kamis, 24 November 2022, sekitar pukul 20.20 WIB.

Adapun lokasi korban tertabrak KRL berada di rel Km 25 + 900, Ciputat, Kota Tangsel.

"Diduga korban meninggal dikarenakan tertabrak kereta api," ujarnya.

BACA JUGA: Wanita Muda Tewas Terlindas Truk Pertamina di Tigaraksa Tangerang

Awalnya, setelah mengetahui adanya insiden korban tertabrak KRL, sejumlah petugas KAI mencoba mencari korban.

Namun, hingga tengah malam korban tidak ditemukan, sehingga pencarian dihentikan.

"Pencarian korban dimulai kembali oleh dengan diperbantukan tim SAR dari Brimob, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan sekitar pukul 09.00 di Sungai Kali Angke," ungkapnya.

Kapolsek menyampaikan, identitas korban hingga saat ini belum diketahui. Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. 

"Kondisi korban sudah tidak bernyawa disertai luka sobek pada bagian pinggang, kepala, tangan sobek, dan kedua tangan patah serta terhanyut di sungai Kali Angke," pungkasnya.  

TANGSEL
Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:33

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini bersiap mereplikasi secara masif Program Biopori sebagai upaya mengatasi krisis sampah yang terjadi di wilayah tersebut.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill