Connect With Us

2 Kelompok Pemuda Tawuran di Tigaraksa Tangerang Ternyata Ingin Dikenal

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 9 Desember 2022 | 20:19

Pemuda bawa celurit hendak tawuran ditangkap polisi di Simpang Empat Pinang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu, 7 Desember 2022 malam. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Dua kelompok pemuda di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang yang hendak tawuran, pada Rabu 7 Desember 2022, malam, ternyata bermotif agar dikenal.

"Mereka tawuran itu untuk biar grup mereka dikenal oleh grup-grup lain," ucap Kapolsek Tigaraksa AKP Agus Ahmad kepada Tangerangnews.com, Jumat 9 Desember 2022.

Agus mengatakan tawuran tersebut belum sempat terjadi. Awalnya pihaknya mendapati dua kelompok pemuda dari Kampung Katomas dan Kampung Pinang, Tigaraksa tengah berkumpul di Simpang Empat Pinang.

Saat ditelusuri, mereka ternyata hendak melancarkan aksi tawuran.

"Petugas yang kebetulan tengah patroli dekat lokasi, langsung menghalau mereka," ujarnya.

Saat membubarkan aksi tersebut, petugas juga menemukan satu pemuda membawa senjata tajam jenis celurit. Dengan cepat petugas mengamankannya.

"Tindakan yang kita lakukan mengusir mereka dan berhasil kita amankan satu orang bawa celurit panjang," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill