PLN Raih Satya JKN Awards 2026, Pertahankan Predikat Terbaik Nasional Dua Tahun Beruntun
Rabu, 4 November 2026 | 18:21
PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai badan usaha milik negara (BUMN) terbaik nasional.
TANGERANGNEWS.com-Tempat hiburan rakyat dangdut Hawaii di Jalan Kalibaru Gaga, Desa Kalibaru Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digerebek aparat Kepolisian gabungan.
Penggerebekan dilakukan lantaran tempat hiburan malam yang disinyalir menjadi lokasi peredaran dan pesta miras itu, meresahkan masyarakat setempat.
Tim Gabungan Rayon IV yang terdiri dari Polsek Pakuhaji, Polsek Sepatan dan Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota diterjunkan ke lokasi, pada Sabtu 17 Desember 2022, dini hari.
"Anggota berhasil mengamankan delapan wanita penjajah miras dan empat orang pelanggan pada penggerebekan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.
Selain 12 orang, polisi juga mengamankan 5 unit sepeda motor milik penjual dan pelanggan, berikut 45 botol miras dari beberapa merk.
Terhadap beberapa orang yang diamankan tersebut, pihaknya telah melakukan pendataan dan selanjutnya diberikan pembinaan untuk tidak lagi menjual miras. Menurutnya banyak terjadi kasus kriminalitas diawali dengan mengkonsumsi miras.
"12 orang yang kami amankan dilakukan pendataan dan pembinaan di Mapolsek Pakuhaji, untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya," tandas Zain.
PT PLN (Persero) kembali meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 sebagai badan usaha milik negara (BUMN) terbaik nasional.
TODAY TAGPuluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews