Connect With Us

Banyak Botol Miras Ditemukan di Kawasan Pendidikan Cikokol Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 Desember 2022 | 12:17

Warga menemukan botol miras di Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Kamis 15 Desember 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang yang terkenal banyak berdiri sejumlah sekolah negeri maupun swasta itu menuai sorotan.

Pasalnya, terdapat temuan sejumlah botol bekas minuman beralkohol berserakan di sela-sela antara pohon dan area trotoar sekitar jalan tersebut.

Kawasan yang dekat dengan sekolah dan perkantoran umumnya jauh dari benda-benda tersebut, sehingga hasil temuan botol miras ini menjadi ironis.

Tampak beberapa merek minuman keras yang ditemukan di antaranya Bintang, Anggur Cap Orang Tua, Kawa-kawa dan sejenisnya.

Juru parkir di sekitar lokasi, Joe mengatakan, kawasan tersebut sebenarnya tidak selalu menjadi tempat untuk mabuk-mabukan, tetapi ia tak menampik memang ada beberapa yang menggunaan kawasan itu untuk menenggak miras.

“Kalau dibilang sering dipakai untuk tempat mabuk sih enggak, tapi suka ada aja,” katanya seperti dikutip dari merdeka.com, Kamis 15 Desember 2022.

Joe mengungkapkan, kalangan yang meminum minuman keras di lokasi biasanya adalah para remaja. 

Bahkan, mereka kerap membawa teman-temannya dari luar kawasan itu untuk berkumpul bersama. Meski begitu, Joe tidak mengetahui pasti kelompok remaja itu merupakan siswa kawasan pendidikan Cikokol atau bukan.

“Kalau pelajar di sini saya kurang tau," ujarnya.

Menurut Joe, botol-botol miras itu sudah beberapa kali ditemukan, sehingga warga setempat yang resah meminta tindakan tegas dari Pemerintah Kota Tangerang terkait penemuan botol-botol minuman beralkohol ini.

“Biasanya sih (suka ada yang kumpul) itu di malam minggu gitu,” tuturnya.

Padahal Kota Tangerang memiliki Perda No 7/2005 tentang larangan penjualan dan pengedaran minuman keras. Namun diduga kurangnya penegakkan dan pengawasan petugas Satpol PP di lokasi, membuat warga tak bertanggung jawab menjadi tak segan untuk mabuk-mabukan.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill