Connect With Us

Waspada Banjir Rob Akibat New Moon, Ribuan Rumah di Pesisir Utara Tangerang Bakal Terendam

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 20 Januari 2023 | 20:53

Rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Tangerang, Rabu 4 Januari 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang tengah mewaspadai akan terjadinya bencana banjir rob, yang berpotensi merendam ribuan rumah di wilayah pesisir Utara.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujar Sudrajat mengatakan seiring fenomena fase bulan baru, di daerah Utara Kabupaten Tangerang dapat berpotensi banjir rob.

"BMKG merilis pada tanggal 18 Januari 2023 masuk fenomena new moon (fase bulan baru), dengan potensi mengakibatkan banjir Rob yang bisa merendam ribuan rumah warga di wilayah pesisir," ucapnya kepada Tangerangnews.com, Jumat 20 Januari 2023.

Ujat menyebut, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jika fenomena new moon ini diprediksi akan mengakibatkan pasang surut air laut dengan banjir rob.

Selain itu, juga akan akan mengakibatkan hujan deras hingga diiringi petir di beberapa wilayah di Indonesia.

Salah satunya termasuk pesisir utara mencakupi Kecamatan Kosambi, Dadap, Salembara, Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Kendati demikian, pihaknya pun mengimbau masyarakat di wilayah pesisir itu agar mewaspadai dampak dari potensi bencana akibat fenomena tersebut. 

"Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan selalu memantau informasi dari BMKG. Bisa juga komunikasi dengan BPBD dengan call center 112, jadi imbauan kami tetap harus waspada, siaga," kata Ujat.

Selain menyebabkan banjir, beberapa aktivitas pun ikut dapat terdampak seperti nelayan, bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta tambak garam dan perikanan darat. 

"Tempat pelelangan ikan dan yang paling terdampak nelayan, dan jangan sampai kejadian seperti terdahulu sampai perahu tenggelam di perairan Kepulauan Seribu," ungkap Ujat.

Fase fenomena alam atau masa bulan baru itu, bakal terjadi dari tanggal 18 sampai 25 Januari 2023. 

"Puncaknya Pantai Utara Jawa, tanggal 18 sampai 24 Januari 2023. Kalau untuk Banten secara keseluruhan hingga tanggal 25 Januari," tuturnya. 

Dalam upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebencanaan tersebut, maka pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, untuk terus melakukan pemantauan situasi di masing-masing wilayahnya. 

"Komunikasi dengan para camat di pantura, dan mereka sudah melakukan normalisasi di kali-kali saluran ke muara dengan, meminta bantuan ke pengembang agar meminimalisir terjadinya bencana," pungkasnya.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill