VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau agar para pengendara mewaspadai sejumlah titik rawan banjir di daerah tersebut, saat cuaca ekstrem sedang melanda.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Kota Tangsel Faridzal Gumay menyebut pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan bencana di Tangsel seperti longsor dan banjir.
"Untuk titik banjir yang diwaspadai di Kampung Bulak, Maharta, Puri Bintaro Indah, Alkafi, Cipayung, Graha Bintaro. Itu genangan bisa mencapai 60 cm," kata Faridzal dikutip dari Wartakotalive.com, Rabu 28 Desember 2022.
Sementara titik longsor yang perlu diwaspadai yakni di kawasan Kecamatan Setu.
Terkait potensi angin kencang pihaknya tidak memetakan adanya puting beliung. Meski begitu, BPBD tetap bersiaga.
"Peringatan dari BMKG sudah ada. Tapi kita jangan juga terlalu khawatir karena akan mengakibatkan efek-efek yang negatif," ujar Faridzal.
Menurutnya, BPBD bersiaga lantaran pernah terjadi pohon tumbang di Alam Sutera beberapa waktu lalu. Karena itu pihaknya mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
"Teman-teman kaget semua karena di sini terang dan tidak hujan sama sekali, namun di sana hujan. Kita akhirnya turunkan tim untuk membersihkan pepohonan yang tumbang," jelas Faridzal.
Faridzal mengimbau pada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap peringatan bencana, tetapi jangan sampai ketakutan atau panik.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews