Connect With Us

Puluhan Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Kabupaten Tangerang Mengungsi

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 23 Februari 2023 | 21:06

Rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kabupaten Tangerang, Kamis 23 Februari 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, melaporkan ada puluhan warga yang mengungsi karena rumahnya rusak parah diterjang angin puting, pada Senin, 20 Februari 2023 lalu.

"Mereka mengungsi di rumah saudara, karena mereka tidak mau dibuat tenda pengungsian," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat kepada Tangerangnews.com, Kamis, 23 Februari 2023.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh BPBD, ada sekitar 69 unit rumah warga rusak akibat terdampak bencana tersebut. Sekitar 24 unit rumah mengalami rusak berat dan 45 rumah lainnya hanya rusak ringan.

"Kalau dari data ada 41 rumah warga di Sukadiri dan di Mauk ada 28 rumah, jadi jumlah total ada 69 rumah yang terdampak," kata Ujat.

Dari puluhan rumah dengan kondisi rusak berat, sedikitnya 24 kepala keluarga (KK) memilih mengungsi di tempat kerabatnya.

Sementara, puluhan KK lainnya, bertahan di rumah masing-masing kendati huniannya masih dinilai layak untuk ditempati.

"Jumlah pastinya kita saat ini belum update, tapi kemungkinan yang mengungsi itu warga yang rumahnya rusak berat," ujar Ujat.

Untuk bencana angin puting beliung yang melanda daerah Kabupaten Tangerang ini terjadi di dua wilayah kecamatan, di antaranya di Sukadiri tepatnya di Kampung Gang Tali RT07/05 dan 08, RT01/03, serta RT02/05.

"Kemudian, di Kecamatan Mauk terjadi di Kampung Buaran Asem RT02/04, lalu RT02, 03 dan 05 di RW 03," ungkapnya.

Atas adanya peristiwa itu, BPBD Kabupaten Tangerang telah menerjunkan tim untuk melakukan penanganan dan memberikan bantuan sembako kepada terdampak bencana.

Adapun bantuan logistik yang diserahkan di Kecamatan Sukadiri berupa 45 Paket Sembako, 45 minyak ukuran 1 liter, dan 45 Terigu ukuran 1 Kg. Untuk warga Mauk 29 yakni paket sembako, 29 minyak ukuran 1 liter, dan 29 terigu ukuran 1 Kg.

"Kami berharap bantuan yang sudah diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak, baik di Kecamatan Sukadiri ataupun Mauk," pungkasnya.

TANGSEL
Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill