Connect With Us

Atap Stasiun Serpong Jebol Akibat Hujan Angin, Polisi Tegaskan Tiada Korban

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 10 Oktober 2022 | 11:07

Atap roboh akibat hujan angin, diduga berlokasi di Stasiun Serpong, Kota Tangsel, Minggu 9 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Serpong Kompol Evarmon Lubis menyampaikan, tidak ada korban dalam insiden jebolnya atap di Stasiun Serpong, Kota Tangerang Selatan.

"Ya benar, itu ada di bagian selatan, dekat ruang tunggu, tapi tidak ada korban luka atau jiwa," ujarnya, Senin, 10 Oktober 2022.

Peristiwa jebolnya atap di Stasiun Serpong itu terjadi pada Minggu, 9 Oktober 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. Adapun aula yang jebol berada di sebelah selatan stasiun.

Baca juga: Hujan Es Melanda Tangsel, Atap Stasiun Serpong Diduga Roboh

Evarmon mengatakan, atap itu jebol karena hujan deras disertai terjangan angin yang cukup kencang. Material dari atap berjatuhan dan memenuhi area tunggu penumpang.

 

"Atapnya jebol, dan beberapa material runtuh, tapi tidak ada korban," katanya.

Ia menambahkan, petugas sudah melakukan pembersihan pada puing-puing dari reruntuhan atap.

"Sudah dibersihkan dan tidak ganggu operasional kereta," pungkasnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill