Connect With Us

Pikap Terguling, Sayur Mayur Berhamburan di Tol Tangerang-Jakarta

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 16 Maret 2023 | 11:29

Kondisi mobil pikap bermuatan sayur mengalami kecelakaan di Tol Tangerang-Jakarta KM 23 A, pada Kamis 16 Maret 2023, pukul 07.15 WIB. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah mobil pikap bermuatan sayur mengalami kecelakaan di Tol Tangerang-Jakarta KM 23 A, pada Kamis 16 Maret 2023, pukul 07.15 WIB.

Kecelakaan itu menyebabkan muatan sayur berhamburan ke tengah jalan.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jakarta-Tangerang Kompol Suwito mengatakan tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kernet mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Dari keterangan pengemudi penyebab terguling karena ban belakang kiri mengalami pecah," kata Suwito dalam keterangan tertulis yang diterima Tangerangnews.com.

Suwito menyebutkan, peristiwa tersebut bermula ketika pikap bernomor polisi A-8121-ZC yang dikemudikan Suhendar ini, melintas dari arah Jakarta menuju Bitung Tangerang. Tiba-tiba ban belakang pecah sehingga Suhendar pun hilang kendali.

"Akibatnya kendaraan oleng ke kanan dan terbalik miring. Posisi akhir kendaraan di antara lajur 3 dan 4 terbalik miring menghadap selatan," sebutnya.

Dalam kejadian ini, Suhendar berhasil selamat. Namun, kernetnya Nahrowi harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban bapak Nahrowi luka ringan, dibawa ke RS Hermina Bitung," pungkasnya.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill