Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Gerombolan gangster menyerang warga di Jalan Citra Raya Utama Barat, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 31 Maret 2023, dini hari. Salah satu pelaku berhasil ditangkap.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB,. ketika itu sejumlah warga setempat tengah bersantai dan menikmati kopi.
Kemudian, datang belasan remaja dengan sepeda motor, tiba-tiba saja menyerang menggunakan petasan.
"Satu orang kita tangkap, yang lain kabur. Sekarang sudah diamankan Polsek Cikupa," ucap Cepot, salah satu warga, kepada Tangerangnews.com di lokasi.
Sementara menurut warga lainnya, Rizki mengaku khawatir dan miris atas kejadian tersebut. Apalagi pelaku gangster itu masih di bawah umur.
Saat ditangkap, pelaku sempat kena bogem mentah hingga berdarah dari warga yang merasa kesal.
"Keliatannya masih bocah. Sudah bawa celurit buat ngehajar orang tanpa sengaja. Saat tadi saya lihat dia nembakin petasan ke warga," jelas Rizky.
Rizki menyebut gerombolan gangster tersebut kurang lebih sebanyak 15 orang. Mereka berboncengan dengan sepeda motor.
"Bawa petasan ditembakin ke warga secara brutal dan bawa celurit. Semoga aja cepat tertangkap pihak Kepolisian," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGEvent Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews