Connect With Us

Mobil Diparkir Sebentar, Rp114 Juta Raib Digasak Kawanan Pencuri di Panongan Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 13 April 2023 | 16:59

Pelaku pencurian menggasak uang senilai Rp114 juta dari dalam kendaraan mini bus yang diparkir di Kampung Ranca Dulang, RT07/02, Kelurahan Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu 8 April 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kawanan pencuri menggasak uang senilai Rp114 juta dalam kendaraan mini bus di Kampung Ranca Dulang, RT07/02, Kelurahan Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. 

"Kejadian itu saya rasa berlangsung sangat cepat, berselang setengah jam ketika adik saya memarkir mobil untuk setor uang," kata kaka korban, Mad Hasan, Kamis, 13 April 2023.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika adik korban bernama Madrajat, 29, bersama istrinya, berangkat dengan mengendarai mobil Daihatsu Terios bernopol B-1031-WKI, pada Sabtu 8 April 2023 sekitar, pukul 18.30 WIB

Mereka pergi dari arah Pasar Curug, Kabupaten Tangerang untuk menyetorkan uang pembelian daging ayam merah milik Lie Kim Hok di Panongan. 

Setelah sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.17 WIB, adik korban langsung memarkir mobilnya ke dalam garasi rumah di kediaman Lie Kim. 

"Setelah sampai di rumah bos ayam merah, mobil posisi dimasukkan ke garasi rumah. Akan tetapi adik saya keluar dan silaturahim, tetapi posisi mobil itu tidak terkunci karena lupa," jelasnya. 

Kendati demikian, setelah 30 menit berselang, adik korban terkejut ketika kembali melihat pintu kedua sebelah kanan mobil sudah terbuka. Sedangkan uang senilai Rp114 juta yang disimpan di dalam tas tersebut hilang. 

"Untuk uang setoran itu untuk pembelian daging ayam putih dan merah dengan total Rp114 juta. Dalam tas itu juga ada kunci mobil, kunci motor NMX, STNK NMX berikut emas istri adik saya sebesar 65 gram ikut hilang," ungkap Hasan.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, korban pun saat itu langsung melakukan pencarian dengan mengecek kamera pemantau (CCTV) yang ada di sekitar lokasi. 

Berdasarkan rekaman CCTV itu, ada sekitar empat orang yang dicurigai sebagai pelaku.

"Yang satu keluar untuk mengeksekusi, ada satu motor mengawasi dan satu motor lagi puter balik untuk menjemput pelaku lainnya," ujarnya. 

Atas kasus pencurian itu pihaknya telah melaporkan ke polisi dengan nomor laporan LP/B/IV/2023/SPKT/Polsek Panongan tertanggal 11 April 2023. 

"Setelah kejadian kita besoknya langsung laporkan ke Polisi," kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Panongan IPTU Hotma Manurung membenarkan terkait adanya peristiwa pencurian uang ratusan juta tersebut. 

Menurutnya, petugas saat ini masih melakukan penyelidikan lebih dalam atas modus yang dilakukan oleh kawanan pencuri itu.

"Ya, kita mendapat laporan terkait itu. Tapi sekarang kita masih proses penyelidikan," tuturnya. 

Untuk menghindari kasus serupa terulang, masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan uang atau barang berharga lain di mobil yang tengah diparkir.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill