Connect With Us

Puluhan Siswa Unjuk Karya Penelitian di Pameran Sains Sekolah Pelita Harapan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Mei 2023 | 19:05

Salah satu karya penelitian siswa yang pamerkan di di Applied Science Academy (ASA) Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village Tangerang, Kamis 25 Mei 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 siswa Applied Science Academy (ASA) Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village Tangerang, menampilkan hasil penelitian yang telah mereka susun selama satu tahun.

Dari berbagai penelitian yang ditampilkan, sejumlah karya yang menjadi sorotan adalah permainan Tetris berbasis pengelihatan AI, pembangkit energi gelombang laut, ubin energi yang menghasilkan energi dari langkah kaki.

Kemudian, bak vermikompos Spikoo, mesin pemilah sampah Sortbotz, dan mesin pengisian sabun Sopar-prise.

Direktur Program Asa Dr. Eden Steven mengatakan, ASA merupakan kegiatan tahunan yang telah digelar untuk siswa kelas 10-12 SPH Lippo Village Tangerang.

Sejak lima tahun kegiatan ini diselenggarakan, ASA SPH Lippo Village telah menghasilkan 87 proyek riset dari 69 siswa.

"Siswa ASA melakukan penelitian di berbagai bidang termasuk pengembangan produk, prototipe, dan aplikasi seluler, hingga penelitian ilmu bumi dan bahan baru. Beberapa karya mereka telah dipublikasikan dalam jurnal dan konferensi internasional," katanya, Kamis 25 Mei 2023.

Pada pameran tahun ini, pihaknya akan menyajikan pengalaman baru melalui zona interaktif dengan menampilkan TennBot, robot yang melacak dan melemparkan bola tenis kepada pemain.

"Pengunjung juga dapat menguji AutoMate, sistem kamera deteksi objek untuk mobil yang membantu mengingatkan pengemudi yang tidak waspada untuk berhenti ketika ada objek di depan mobil,” tambah Dr. Eden.

Pameran ini juga akan menghadirkan siswa yang meneliti berbagai bahan dan ekstrak tumbuhan lokal untuk digunakan sebagai antidiabetes, antioksidan, dan antimikroba, serta siswa yang melakukan penelitian di bidang ilmu pangan, teknologi, dan teknik. 

Menurutnya, event ASA bertujuan untuk mempersiapkan siswa untuk menjadi generasi masa depan yang dapat berpikir kritis sejak dini.

Untuk mencapai hal ini, ASA memberikan metode dan alat yang tepat bagi siswa, memberi mereka literasi ilmiah dan teknologi yang canggih untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, pemikiran terbuka, dan semangat kolaboratif dari setiap siswa.

"Semua keterampilan ini akan membantu siswa untuk siap menghadapi tantangan di tingkat universitas," Papar Dr. Eden.

Selain itu, program ASA memperkuat dan mengkontekstualisasikan kurikulum di dalam kelas melalui model pembelajaran berbasis penelitian di luar jam sekolah, di mana siswa dapat mengeksplorasi dan meneliti topik yang mereka inginkan dengan mentor mereka.

"ASA adalah tempat di mana siswa dapat menerapkan apa yang mereka pelajari ke kehidupan nyata, serta menghubungkannya menjadi konsep multidisipliner dan menciptakan solusi baru yang efektif,” jelasnya.

Heesun Yoon, alumni ASA membagikan pengalamannya selama berada di akademi. Menjadi bagian dari ASA adalah pengalaman yang tak ternilai baginya, karena memungkinkan dirinya mengembangkan pengetahuan.

Pengalaman ini juga tidak mudah didapatkan oleh banyak siswa SMA lainnya, tentunya sangat membantu untuk memasuki perguruan tinggi.

"Ini semua berkat mentor yang baik, yang selalu mendukung penelitian saya dari awal hingga akhir,” ujar Yoon.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KAB. TANGERANG
Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 19 September 2026 | 21:48

Kekeringan selama lima bulan terakhir memaksa warga bantaran Sungai Cimanceuri, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill