Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Seorang nelayan remaja bernama Tommy Ade Saputra, 18, ditemukan tewas setelah jatuh dari kapal KM Raja Muda Jaya di Perairan Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.
Awalnya korban yang merupakan anak buah kapal (ABK) KM Raja Muda Jaya ini, tengah melakukan perjalanan pulang dari mencari ikan menuju Pelabuhan Cituis pada Sabtu, 24 Juni 2023, sekitar pukul 06.00 WIB.
Namun tiba-tiba saja ia mengalami kejang-kejang, hingga jatuh ke laut dan tenggelam.
Fazzli, Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan melakukan pencarian hingga Sabtu malam, kemudian dilanjutkan pada Minggu 25 Juni 2023 pagi.
Dengan melibatkan 50 personel gabungan, pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan perahu karet, Kapal Patroli TNI AL, dan juga perahu nelayan hingga radius 4 NM (Nautica Miles) dari lokasi kejadian.
Lalu, Tim SAR gabungan menerima informasi dari kapal nelayan bahwa jasad korban terlihat mengambang dengan kondisi terlentang di perairan, sekitar pukul 12.00 WIB.
"Korban siang ini kita temukan dalam kondisi meninggal dunia pada radius 10 meter dari lokasi kejadian. Kemudian langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Cituis, selanjutnya dibawa menuju rumah duka untuk proses selanjutnya," terangnya.
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGSeorang pria berinisial S, 48, ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri karena menjadi kurir narkotika jenis Etomidate, di wilayah Kota Tangerang.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews