KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menggelar rapat kerja yang ke-1 di Wisma MUI, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
Dalam raker tersebut dilaksanakan pada Jumat, 15 Juli 2023 malam itu, menghasilkan 11 perencanaan yang akan dilaksanakan untuk lima tahun ke depan.
"Melalui raker kita bisa memperkuat ukhuwah islamiah, itu nantinya akan menjadi pacuan kita untuk melaksanakan 5 tahun ke depan," ucap Ketua MUI Kecamatan Tigaraksa KH Idrus, Sabtu, 15 Juli 2023.
Ia menyebutkan perencanaan tersebut terkait Komisi Fatwa, Komisi Pengkajian dan Penelitian, Komisi Ukhuwah Islamiah, Komisi Hubungan Antar Umat Beragama, Dakwah dan Pengembangan Masyarakat.
Kemudian, Komisi Pendidikan dan Kaderisasi, Komisi Hukum dan Perundang Undangan Terkait Regulasi, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat, Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam, Informatika dan Komunikasi, Pemberdayaan Perempuan Remaja serta Keluarga.
Ia berharap MUI Tigaraksa kedepannya bisa lebih maju dan menjalankan visi misi yang telah ditetapkan. Lalu, bisa menjalankan tugas setiap komisi yang telah dibahas dalam raker ini.
"Alhamdulillah acara raker pertama ini diberikan kelancaran oleh Allah dan terima kasih kepada para semua tokoh yang telah hadir ini," katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews