Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan emak-emak mengamuk hingga mengancam akan memolisikan seorang satpam sekolah di Tangerang.
Dalam unggahan di akun Instagram @terang_media, cekcok ditenggarai oleh emak-emak tersebut yang tidak terima usai ditegur satpam karena parkir sembarangan.
Bahkan, emak-emak itu mengancam akan melaporkan satpam paruh baya tersebut ke pihak kepolisian Tigaraksa atas delik aduan perbuatan tidak menyenangkan.
"Nih saya bikinin ya, laporan kamu ke Polres Tigaraksa. Tinggal menunggu kamu di sana," ujar emak-emak yang mengenakan setelan gamis berwarna hijau tersebut seperti dikutip pada Jumat, 28 Juli 2023.
Ia pun mengancam tak segan akan menjebloskan si satpam apabila tidak mengajukan permohonan maaf.
"Kamu tahu enggak perbuatan tidak menyenangkan? Kalau kamu enggak minta maaf sama saya habis kamu saya jeblosin ke kantor polisi," imbuhnya.
Keributan itu pun disaksikan oleh sejumlah guru dan staf sekolah yang berusaha melerai.
"Posisi motor ibu memang salah, bu," tutur salah satu staf sekolah mencoba membela satpam.
Mendengar hal itu, emak-emak tersebut pun makin tersulut emosi hingga mengaku diusir oleh satpam dan anaknya tidak diperbolehkan bersekolah.
"Berapa kali dia usir saya, anak saya enggak boleh sekolah di sini," ucapnya.
Satpam sekolah yang tidak merasa melakukan pelarangan semacam itu pun balik bertanya dengan nada perlahan kepada emak-emak tersebut.
"Berapa kali?," singkatnya.

Usai video berdurasi 36 detik itu viral, tak berselang lama muncul video kedua yang memperlihatkan kedua belah pihak antara emak-emak dan satpam sekolah telah bersepakat untuk damai melalui surat perjanjian di atas materai.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGArgumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
Tampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews