Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Job Fair online 2023 untuk 8.471 lowongan pekerjaan dengan melibatkan 20 perusahaan.
Job Fair sesi kedua ini dilaksanakan selama 6 hari mulai pada 13-18 September 2023. Dari 8.471 lowongan yang tersedia, di antaranya ada sebanyak 1.441 lowongan kerja di dalam negeri dan 7.030 di luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang Rudi Hartono mengatakan Job Fair online ini dilaksanakan untuk mempertemukan perusahaan dan para pencari kerja melalui media online.
"Dengan harapan perusahaan mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhannya serta pencari kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya," ujarnya, Kamis 14 September 2023.
Ia juga berharap melalui momentum job fair ini, dapat menjadi pemicu para pencari kerja lokal untuk berkerja.
"Khusus kepada para pencari kerja, manfaatkan job fair online ini untuk dapat bekerja dan mencapai cita-cita," harapnya.
Para peserta diminta melengkapi persyaratan yang diperlukan dalam lamaran pekerjaan dengan baik dan benar.
"Bagi para pencari kerja bisa mengikuti agenda job fair online ini dengan mengunjungi laman resmi milik pemerintah Kabupaten Tangerang yakni, siapkerja.tangerangkab.go.id," terang Rudi.
Perusahaan juag diimbau untuk dapat menerima penyandang disabilitas agar dapat diterima bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews