Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Di tengah isu memburuknya kualitas udara disejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kota Tangerang, pemerintah daerah setempat mengimbau para aparatur sipil negara (ASN), untuk ikut mereduksi pencemaran udara dengan bersepeda atau menumpang (nebengers).
Imbauan ini pun mulai dijalankan pada Jumat, 18 Agustus 2023. Pada pagi hari, terlihat sejumlah pegawai datang menggunakan sepeda, berjalan kaki atau menggunakan kendaraan umum.
Tidak tak para pegawai sedikit saling menumpang empat hingga enam orang dalam satu mobil.
Salah satunya, terlihat di DPMPTSP, di mana hampir 30 pegawai menggunakan sepeda dan puluhan pegawai lainnya menerapkan Nebengers.
"Isu buruknya kualitas udara saat ini adalah tanggungjawab kita bersama. Dengan itu, atensinya kuat untuk pegawai DPMPTSP terapkan, dan Alhamdulillah pegawai pun menyambut dengan antusias," ungkap Taufik Syahzaeni, Kepala DPMPTSP, yang turut mengendarai sepeda ke kantor.
Taufik melihat antusias pegawai dan pentingnya ikut turun tangan mereduksi pencemaran udara. Bike to work atau nebengers tak menutup kemungkinan akan diterapkan secara berkala setiap hari Jumat.
"Di samping itu, urusan ramah lingkungan DPMPTSP juga telah menerapkan paperless dalam pengurusan dan pelayanan online melalui SIMBG, Lintasan, dan OSS. Kami pun mengimbau, seluruh pemohon untuk menggunakan layanan online atau ke MPP dengan kendaraan umum," katanya.
Sementara itu, di sejumlah wilayah seperti Kecamatan dan Kelurahan juga turut menerapkan bike to work dan nebengers. Bahkan banyak pegawai kelurahan yang berjalan kaki ke kantor.
Seperti, sejumlah pegawai Kelurahan Kunciran Indah di Kecamatan Pinang yang kurang lebih berjalan sejauh 2,5 kilometer dari rumah ke kantor.
"Biasanya hari Jumat memang menjadi hari berolahraga para pegawai, namun dengan imbauan naik sepeda atau angkutan umum ke kantor ini, kita jadi lebih bersemangat dan pilihan kami hari ini adalah berjalan kaki," jelas Dita Subrata, Sekretaris Kelurahan Kunciran Indah.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Badan Gizi Nasional (BGN) mengentikan sementara operasional 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena tidak memenuhi standar persyaratan. Dari jumlah tersebut, 20 SPPG di antaranya berada di Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews