Connect With Us

Tangerang Selatan Jadi Kota Paling Berpolusi Gegara Emisi Kendaraan 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 13 Agustus 2023 | 23:21

Ilustrasi kota berpolusi (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat predikat sebagai kota paling berpolusi atau kualitas udara tidak sehat versi Nafas.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro mengungkapkan, kualitas udara buruk di Tangsel berasal dari emisi kendaraan.

Menurut Sigit, kondisi emisi kendaraan ini memiliki pola yang serupa dengan Jakarta 

“Sepertinya polanya sama dengan Jakarta,” kata Sigit di Kantor Kementerian LHK, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip dari tempo.co, Minggu, 13 Agustus 2023.

Sigit menjelaskan, besaran angka atau persentase dari kontribusi gas buangan, tak terkecuali berasal dari industri.

Meski begitu, pihaknya memerlukan pengumpulan data atau studi untuk memastikan hal tersebut sebagai penyebab utama polusi udara.

"Kita perlu melakukan inventarisasi seperti yang dilakukan di Jakarta karena studi tadi memang dilakukan di DKI. Kita sepakat dengan Jabodetabek untuk menyamakan sistem inventarisasinya, untuk tahu betul kontribusi industri berapa, dari transportasi berapa," paparnya.

Seperti diketahui, Co-founder & CGO Nafas Piotr Jakubowski menyebut tingkat polusi udara mengalami kenaikan signifikan pada Juli 2023 dibandingkan bulan sebelumnya.

"Melihat buruknya kualitas udara, diperkirakan jumlah orang dewasa dan anak yang masuk rumah sakit juga meningkat,” ujarnya.

Adapun data yang diperoleh Nafas berasal dari low cost sensor yang tersebar di lebih dari 180 titik lokasi dan merepresentasikan cakupan wilayah 1-2 kilometer dari lokasi sensor terpasang. 

Data kualitas udara yang diterima Nafas bersifat real time dan dapat diakses langsung melalui aplikasi Nafas.

Cara kerja alat sensor ialah melakukan pengukuran berdasarkan partikel PM2.5 berukuran 2,5 mikrometer dan berdasarkan standar WHO.

Menurut pedoman WHO yakni 5 µg/m3 pengukuran dalam satuan µg/m3. Lalu, PM2.5 adalah partikel padat polusi udara berukuran kurang dari 2,5 mikrometer atau 36x lebih kecil dari diameter sebutir pasir.

Berikut daftar wilayah dengan tingkat polusi tertinggi pada Juli 2023 versi Nafas:

1. Tangerang Selatan (60 µg/m3)

2. Bekasi (55 µg/m3)

3. Bogor (53µg/m3)

4. Tangerang (52µg/m3)

5. Depok (51µg/m3)

6. DKI Jakarta (47µg/m3)

7. Bandung Raya (44 µg/m3)

8. Semarang (40µg/m3)

9. Surabaya (38µg/m3)

10. Yogyakarta (31 µg/m3)

11. Malang (30 µg/m3)

12. Kepulauan Seribu (20 µg/m3)

13. Bali (15 µg/m3)

14. Belitung (14 µg/m3). 

Dikatakan Sigit, pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) dapat menggencarkan penggunaan transportasi umum dan pemberlakuan uji emisi guna memastikan masyarakat untuk taat terhadap baku mutu.

“(Masyarakat) didorong untuk pindah ke transportasi umum sama sepertinya, itu mungkin yang di DKI, kajian DKI juga berlaku sama untuk semua daerah penyangganya,” pungkasnya 

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill