Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com- Perusahaan teknologi kualitas udara asal Swiss, IQAIR melaporkan indeks kualitas udara di wilayah Tangerang Selatan masuk dalam kategori tidak sehat.
Pantauan TangerangNews.com melalui laman resmi IQAIR, Tangerang Selatan menduduki posisi teratas dengan tingkat polusi udara di angka 187 dengan partikulet (PM) 2.5, pada Sabtu, 27 Mei 2023.
Angka polusi udara itu mengalahkan Kota Cileungsir, Jawa Barat (175), Kabupaten Serang, Banten (170), Kota Semarang, Jawa Tengah (165), dan Kota Tangerang, Banten (165).
Melansir dari detik.com, Dokter spesialis paru dr Erlang Samoedro, SpP, FISR mengatakan, kondisi polusi udara berisiko menimbulkan gangguan kesehatan baik jangka pendek maupun jangka panjang.
"Kalau efek jangka pendek meningkatkan risiko infeksi pernafasan akut seperti ISPA dan pneumonia. Terutama pada populasi rentan seperti anak bayi dan orang tua serta orang yang memiliki penyakit komorbid," paparnya.
Adapun jangka panjang tak kalah berisiko, penyakit yang disebabkan oleh polusi udara dapat menjalar ke penyakit lain, misalnya penyakit jantung.
"Jangka panjang meningkatkan risiko terjadinya penyakit paru obstruktif kronik dan peningkatan risiko kanker serta penyakit kardiovaskular seperti jantung, stroke, dan lain-lain," katanya.
Erlang mengimbau bagi masyarakat, khususnya Tangerang Selatan untuk melindungi diri dari paparan polusi udara dengan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews