Connect With Us

Pasar Kemis Jadi Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk Sepanjang 2022 Versi IQAir 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 10 April 2023 | 12:02

Ilustrasi udara buruk (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pasar Kemis Kabupaten Tangerang masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk se-Asia Tenggara sepanjang 2022 versi IQAir.

Dalam data yang dirilis oleh IQAir, Pasar Kemis menempati posisi pertama di Asia Tenggara, sementara rank dunia berada di urutan ke 107.

Pasalnya, Pasar Kemis memperoleh angka 49,6 PM dari 2,5 particles. Menurut IQAir, pengukuran ini didasarkan pada konsentrasi tinggi partikel (PM) 2,5 di setiap kota di seluruh dunia.

PM 2,5 ialah partikel diameter 2,5-mikrometer (1 mikrometer=0,001 mm). Pasar Kemis terpaut cukup jauh dari sejumlah wilayah lainnya, seperti Hanoi dari Vietnam di posisi kedua (40,1), posisi ketiga Cileungsir dari Indonesia (36,6).

Lalu, posisi keempat ditempati oleh Jakarta dari Indonesia (36,2), dan posisi kelima Bekasi dari Indonesia (35,4) seperti dilansir, Senin 10 April 2023.

"Polusi udara di sebagian besar kota disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, kebakaran hutan, dan kerusakan lahan gambut, sedangkan polusi di kota-kota besar terutama disebabkan oleh emisi kendaraan," kata tim IQAir.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill