Truk Boks Mendadak Terbakar Dekat Pasar Tanah Tinggi, Sopir Luka Bakar
Kamis, 4 Juni 2026 | 21:02
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com- Pasar Kemis Kabupaten Tangerang masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terburuk se-Asia Tenggara sepanjang 2022 versi IQAir.
Dalam data yang dirilis oleh IQAir, Pasar Kemis menempati posisi pertama di Asia Tenggara, sementara rank dunia berada di urutan ke 107.
Pasalnya, Pasar Kemis memperoleh angka 49,6 PM dari 2,5 particles. Menurut IQAir, pengukuran ini didasarkan pada konsentrasi tinggi partikel (PM) 2,5 di setiap kota di seluruh dunia.

PM 2,5 ialah partikel diameter 2,5-mikrometer (1 mikrometer=0,001 mm). Pasar Kemis terpaut cukup jauh dari sejumlah wilayah lainnya, seperti Hanoi dari Vietnam di posisi kedua (40,1), posisi ketiga Cileungsir dari Indonesia (36,6).
Lalu, posisi keempat ditempati oleh Jakarta dari Indonesia (36,2), dan posisi kelima Bekasi dari Indonesia (35,4) seperti dilansir, Senin 10 April 2023.
"Polusi udara di sebagian besar kota disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara, kebakaran hutan, dan kerusakan lahan gambut, sedangkan polusi di kota-kota besar terutama disebabkan oleh emisi kendaraan," kata tim IQAir.
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TODAY TAGTindak kriminalitas berupa pencurian masih menjadi salah satu tantangan besar bagi aparat penegak hukum Polda Banten.
Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews