Connect With Us

Indonesia Nomor 6 Juara Polusi Dunia, Tangsel Juara 1 

Redaksi | Rabu, 26 Februari 2020 | 15:57

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aplikasi AirVisual menampilkan kondisi terbaru kualitas udara lebih dari sepuluh ribu kota. 

Pada level negara, peringkat buruknya kualitas udara di Indonesia juga naik dari ranking 11 menjadi ranking 6.

Ya, Asia Tenggara, Jakarta dan Hanoi disebut sebagai ibu kota negara paling berpolusi atau memiliki kualitas udara paling buruk.

Bahkan kualitas udara Jakarta disebut lebih buruk dari Beijing. Untuk pertama kalinya, Jakarta dan Hanoi menggantikan Beijing sebagai ibu kota paling tercemar atau berpolusi.

Dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia selama tahun 2019 yang dirilis AirVisual, Jakarta menempati urutan ke-126 di dunia dan posisi 5 di Indonesia.

Namun, di Indonesia, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengisi posisi pertama kota paling berpolusi dengan rata-rata PM2.5 sebesar 81,3 µg/m³. 

Tangerang Selatan (Tangsel) yang dipimpin Airin Rachmi Diany sebagai Wali Kota tersebut, masuk daftar 30 besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia dengan menempati posisi 24. Disebutkan Pamulang adalah wilayah paling terparah. 

Selain itu, ada juga Bekasi di posisi dua kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia.

Tahun 2019, Bekasi menyumbang PM2.5 rata-rata sebesar 62,6 µg/m³ yang sekaligus menempatkan kota penyangga Ibu Kota ini mengisi posisi 45 dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Posisi ketiga kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia adalah Pekanbaru dengan rata-rata PM2.5 sebesar 52,8 µg/m³. Kota ini menempati posisi ke-108 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Enam kota dengan rata-rata kualitas udara terburuk di Indonesia adalah Bekasi, Tangerang Selatan, Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, dan Ubud.

Faktor-faktor yang menyebabkan polusi udara adalah kota-kota yang makin padat, asap kendaraan, tenaga pembangkit tenaga batu bara, pembakaran agrikultural dan emisi industri. (RAZ/RAC)

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

NASIONAL
Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill