Connect With Us

Parah, Tangsel Jadi Kota Paling Berpolusi Nomor 2 Se-Indonesia Setelah Pasar Kemis

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 25 Juli 2023 | 13:54

Ilustrasi udara buruk (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kualitas udara di Tangerang Selatan saat ini mengalami penurunan yang signifikan dengan mencapai tingkat "Tidak Sehat" berdasarkan Indeks Kualitas Udara (AQI) sebesar 170. Data tersebut menunjukkan adanya polutan utama berupa Particulate Matter 2.5 (PM2.5) dengan konsentrasi 91.5µg/m³.

PM2.5 merupakan partikel kecil dan berbahaya yang dapat masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan pernapasan, iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta berkontribusi terhadap masalah kesehatan jangka panjang seperti penyakit jantung dan paru-paru.

Berdasarkan laporan perusahaan teknologi kualitas udara dari Swiss, IQAir pada Selasa, 25 Juli 2023, Tangerang Selatan menempati peringkat kedua dalam daftar kota Indonesia dengan AQI tertinggi, setelah Pasarkemis, Jawa Barat.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), konsentrasi PM2.5 di Tangerang Selatan saat ini mencapai 18.3 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara tahunan yang direkomendasikan, menandakan tingkat polusi udara yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Dalam menghadapi kondisi udara yang tidak sehat, berikut adalah beberapa rekomendasi kesehatan yang dapat diikuti oleh masyarakat Tangerang Selatan:

1. Kenakan masker di luar: Penggunaan masker wajah dapat membantu mengurangi paparan terhadap partikel berbahaya yang ada di udara.

2. Nyalakan penyaring udara: Penggunaan pemurni udara (air purifier) di dalam ruangan dapat membantu menyaring partikel berbahaya dan menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap bersih.

Baca Juga: Tingkat Polusi Udara Kota Tangerang Tidak Sehat Versi IQAir

3. Tutup jendela: Untuk menghindari udara luar yang kotor, disarankan untuk menutup jendela rumah saat kualitas udara di luar sedang buruk.

4. Hindari aktivitas outdoor: Mengurangi atau menghindari aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara buruk dapat membantu melindungi kesehatan paru-paru dan sistem pernapasan.

Data kualitas udara tersebut diambil dari dua stasiun yang dioperasikan oleh dua kontributor di Tangerang Selatan. Informasi mengenai kualitas udara di kota ini dapat diakses melalui peta IQAir yang memberikan informasi waktu nyata tentang polusi udara di berbagai lokasi.

Selain masalah kualitas udara, kondisi cuaca di Tangerang Selatan pada hari ini menunjukkan cuaca berkabut dengan suhu mencapai 33°C dan kelembapan sebesar 69%. Angin berhembus dengan kecepatan 7.4 km/jam dan tekanan atmosfer mencapai 1010 mbar. Sementara itu, Jakarta, ibu kota Indonesia, berada pada peringkat ketiga dengan AQI sebesar 169.

Baca Juga: Pasar Kemis Jadi Wilayah dengan Kualitas Udara Terburuk Sepanjang 2022 Versi IQAir

Berikut adalah peringkat kota-kota lainnya di Indonesia berdasarkan tingkat AQI pada Selasa, 25 Juli 2023:

  1. Pasarkemis, Jawa Barat - 171
  2. Tangerang Selatan, Provinsi Banten - 170
  3. Jakarta, Jakarta - 169
  4. Cileungsir, Jawa Barat - 166
  5. Kota Bandung, Jawa Barat - 159
  6. Kota Semarang, Jawa Tengah - 159
  7. DI Yogyakarta, Yogyakarta - 155
  8. Kota Bekasi, Jawa Barat - 146
  9. Kabupaten Serang, Provinsi Banten - 117
  10. Kota Surabaya, Jawa Timur - 96
OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill