Connect With Us

PJ Bupati Tangerang Sayangkan Terjadi Kerusuhan di Pasar Kutabumi Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Minggu, 24 September 2023 | 19:35

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono menanggapi kasus kerusuhan di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin 25 September 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kerusuhan antara pedagang dengan kelompok yang diduga ormas di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, disayangkan oleh PJ Bupati Tangerang Andi Ony Prihantono.

Dalam aksi tersebut ratusan melakukan penyerangan hingga para pedagang banyak yang terluka.

“Tindakan humanis dan kompromis itu yang kita kedepankan,” kata Andi kepada wartawan, Senin 25 September 2023.

Andi menyatakan seharusnya tindak kekerasan sudah tidak boleh terjadi lagi di Republik Indonesia.

Kemudian, dia juga telah berkoordinasi dengan pihak forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk menindaklanjuti hal itu. 

“Pak Kapolres ada di belakang kami dan Pak Dandim. Tindak lanjut mungkin akan saya sampaikan,” pungkasnya.

TEKNO
Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Selasa, 21 April 2026 | 21:43

Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill