Connect With Us

Ditolak Para Pedagang, Pasar Kutabumi Tangerang Tetap Direvitalisasi Mulai Agustus

Dimas Wisnu Saputra | Minggu, 30 Juli 2023 | 10:33

Plang penolakan revitalisasi oleh para pedagang Pasar Kutabumi, Kabupaten Tangerang, Sabtu 29 Juli 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang menjawab terkait penolakan revitalisasi oleh para pedagang di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti mengatakan adanya pro dan kontra dalam program tersebut adalah hal biasa. Namun, pihaknya telah mengikuti prosedur yang ada.

"Hal biasa, tapi dalam hal ini kita sudah mengikuti semua prosedur dan mengikuti aturan yang ada," ucap Finny, Sabtu, 29 Juli 2023.

Finny menyebut dalam revitalisasi ini, pihaknya mengikuti arahan dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar selaku atasannya. Rencananya revitalisasi akan dilakukan mulai bulan depan.

"Tetap tegak lurus kepada Bupati selaku pimpinan. TPPS juga sudah siap, pembangunan akan dilakukan pada 23-24 Agustus nanti," sebutnya.

Dia menjelaskan, Pasar Kutabumi yang direvitalisasi akan menggunakan konsep modern berstandar Nasional Indonesia (SNI). Namun masih menggunakan metode tradisional.

"Kita tetap ada target, Insyaallah Februari 2025 selesai, agar nantinya semua bersih, rapih dan tertata," jelasnya.

Dengan direvitalisasi Pasar Kutabumi itu, pastinya akan meningkatkan daya jual dan omzet pasar para pedagang.

Direktur Operasional (Dirop) PD Pasar Niaga Kerta Raharja H Asyari membantah terkait tuduhan adanya premanisme di Pasar Kutabumi.

"Negara Republik Indonesia tidak ada boleh premanisme, kadang perspektif kita berbeda," katanya.

Menurutnya, mungkin saat itu pihaknya didampingi oleh petugas keamanan dan mengingatkan membayar uang tanda jadi (UTJ).

"Padahal kita kan memberi informasi, tapi dibilangnya intimidasi. Kalo bayar UTJ kan nanti tidak bisa masuk TPPS," ucapnya.

Terhadap penolakan dari para pedagang, pihaknya mengaku sudah bertemu untuk berkomunikasi bahkan tidak hanya sekali.

"Saya berharap jika memang masih ada yang berbeda, ayo kita cocokan data, kami terbuka dan siap," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill