Connect With Us

Bikin Semrawut, Pedagang Nakal di Pasar Anyar dan Ciputat Gencar Ditertibkan

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 6 Mei 2023 | 18:43

Kondisi pasca penertiban Pasar Ciputat, Kota Tangsel, Jumat 28 April 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pedagang yang melanggar ketertiban di pasar tradisional di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah gencar ditertibkan oleh pemerintah daerah setempat.

Seperti di Pasar Anyar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, para pedagang yang menggunakan bahu jalan dan fasilitas umum untuk menjajakan dagangannya langsung ditertibkan petugas Satpol PP.

Pasalnya keberadaan pedagang nakal tersebut membuat semrawut kondisi pasar.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi menuturkan penertiban ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di lokasi-lokasi yang didapati banyak pelanggaran peraturan daerah (Perda).

Namun, untuk penertiban di Pasar Anyar sebagai tindak lanjut program Kementerian PUPR terkait revitalisasi pasar tradisional yang juga atensi Presiden dalam program Pasar Rakyat.

"Satpol PP sesuai tupoksinya berupaya menegakkan Perda yang diberlakukan," jelasnya, Sabtu 6 Mei 2023.

Menurutnya, penegakkan Perda terkait pedagang kaki lima (PKL) atau pedagang pasar yang berdagang tidak pada tempatnya akan terus dilakukan di lokasi-lokasi lainnya.

"Ini memang tupoksinya Satpol PP, dengan itu tidak ada kata sampai kapan, ya akan terus kita tertibkan di mana pun lokasinya sampai semua tertib," tegas Wawan. 

Sementara itu, di Pasar Ciputat, Kota Tangsel, penertiban juga tengah gencar dilakukan.

Lurah Ciputat Iwan menuturkan, penertiban telah berlangsung pada Kamis 4 Mei 2023 kemarin dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat.

Iwan berujar, pengguna jalan akan terganggu apabila para pedagang tetap memaksa berjualan di badan jalan. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan penertiban selama masih ada pedagang yang nakal. 

"Penertiban sekaligus imbauan ini adalah kegiatan yang rutin yang masih kami laksanakan sampai dengan pedagang itu tertib sesuai arahan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota," tegasnya.

Penertiban ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan warga berbelanja dan diapresiasi oleh warga sekitar yang sudah jengah dengan keadaan pasar tradisional yang kumuh.

"Bagus tuh, harusnya dari dulu pedagang pasar yang tidak tertib dirapihkan", ujar Wisnu, salah satu pembeli di Pasar Ciputat.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill