Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang secara brutal melakukan penyerangan terhadap pedagang di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar kemis, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 24 September 2023, sore.
Diduga penyerangan tersebut buntut dari penolakan para pedagang terhadap rencana relokasi, lantaran pasar akan direvitalisasi oleh pemerintah daerah setempat.
Dalam bentrokan itu, kelompok yang diduga tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) melakukan pengerusakan lapak dan memukuli para pedagang menggunakan sejumlah senjata berupa besi serta balok.
Eduardo, salah satu pedagang mengatakan kelompok ormas itu datang dan mengaku diperintah oleh Perumda Pasar NKR untuk melakukan pengamanan di Pasar Kutabumi.
Mereka menggunakan atribut ormas dengan jumlah kurang lebih 200 orang.
Namun, saat ditanya olehnya, sekelompok orang itu tiba-tiba langsung bertindak anarkis dengan memukuli para pedagang.
"Saya kena di tangan, bahu, kaki, terus dipukul sama martil ukuran 5 Kg. Datang langsung barang-barang diancurin semua," katanya.
Akibat dari peristiwa itu, sebanyak 10 orang pedagang mengalami luka serius.
"Mereka brutal langsung bentrok, main sikat, tidak tanya dulu, langsung hajar," ucapnya.
Sementara itu di lokasi, Kapolsek Pasar Kemis AKP Irfan Abdul Gofar menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden di Pasar Kutabumi.
"Masih penyelidikan, saya koordinasi dengan pimpinan dulu," pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews