Connect With Us

Warga dan Ormas Nyaris Bentrok Diduga Rebutan Lahan Parkir di Sepatan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 November 2022 | 14:18

Polisi memediasi kelompok warga dengan ormas agar tidak bentrok persoalan parkir, di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Sabtu 26 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kelompok warga dan organisasi masyarakat (ormas) nyaris bentrok di Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Sabtu 26 November 2022, malam.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyebut permasalahan yang terjadi antara warga dan sejumlah ormas itu dipicu pengelolaan lahar parkir. 

"Soal lahan parkir, namun terjadi kesalahan komunikasi, sudah dapat diselesaikan dengan baik," katanya, Minggu 27 November 2022.

Kapolres mengatakan saat permasalahan itu terjadi, ia memerintahkan jajaran polsek setempat untuk memberikan solusi dari kesalahpahaman yang terjadi agar bentrokan fisik tidak meluas.

Polsek Sepatan pun langsung merespon cepat dengan memediasi antar warga dan ormas tersenut di Desa Kampung Kelor.

"Kapolsek Sepatan AKP Sriyono, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kampung Kelor sudah langsung memediasi dan  menyelesaikan permasalahan yang terjadi, saat ini situasi sudah aman dan kondusif," katanya.

Kapolres juga berpesan agar semua pihak dapat menahan diri, apabila terjadi permasalahan di lingkungan khususnya wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, dapat menyelesaikannya dengan cara musyawarah mufakat.

BANTEN
20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

20 Ribu Sarjana di Tangerang Raya Nganggur, Terbanyak di Kota Tangerang

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:41

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill