Connect With Us

Maraknya Konten Tawuran Diduga Pemicu Sederet Kasus Bentrokan Pelajar di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 13 Desember 2021 | 22:56

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus bentrokan antarpelajar kini marak terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Hal itu membuat polisi harus turun tangan untuk menelusuri sejumlah pemicu atas merajalelanya aksi kekerasan tersebut. 

Salah satu yang menjadi perhatian pihak kepolisian adalah dengan mendalami fenomena munculnya sejumlah konten berisi pengalaman sejumlah orang saat terlibat tawuran semasa sekolahnya dahulu. 

Bahkan, sejumlah konten berisi kenangan saat terlibat tawuran itu viral di media sosial hingga memunculkan kembali sejumlah sosok yang dahulu menjadi "aktor tawuran".

"Ada fenomena mereka (pelajar) melihat di media sosial, seperti misalnya di YouTube. Kita sedang mendalami," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin, Senin, 13 Desember 2021.

Sejumlah konten tersebut, kata Iman, dinilai seolah dapat membangkitkan kenangan aksi kekerasan yang seharusnya tidak perlu diulas kembali.

"Sedang kita dalami yang mengunggah, karena seolah-olah ada kenangan (tawuran)," katanya.

Baca Juga :

Iman menekankan bahwa hal tersebut harus diantisipasi. Pasalnya, diduga dapat menjadi pemicu para pelajar masa kini untuk meniru kenangan tawuran yang dibangkitkan tersebut. 

Proses peniruan itu, kata Iman, dalam ilmu kriminologi biasa disebut dengan istilah Crime Imitation Model atau Model Peniruan Kejahatan. 

"Model ini orang melihat kemudian mampu membangkitkan romantisme masa lalunya, dan menjadi insipirasi dalam otak dan mencoba melakukan itu semua di dalam dunia nyata. Nah, ini harus diantisipasi oleh kita semua," tutur Iman. 

Pengaruh itu dinilai lebih berbahaya, didukung dengan sistem pembelajaran yang dalam dua tahun ini menerapkan proses dalam jaringan atau daring. 

"Sebagaimana kita tahu dua tahun ini kita melakukan sekolah daring. Tapi ada pihak yang memanfaatkan keadaan daring untuk membangkitkan kembali romantisme tawuran. Ini kita harus antisipasi bersama," ungkapnya. 

Untuk mengantisipasi itu semua, sambung Iman, maka diperlukan sinergitas semua pihak.

"Baik peran dari keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dan semuanya. Ayo sama-sama dengan pihak Kepolisian untuk menanamkan hal yang baik untuk generasi kita," pungkasnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill