Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan
Senin, 20 Juli 2026 | 21:12
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Bentrokan antar pelajar yang terjadi di Jalan Ciater Raya, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu, 8 Desember 2021 kemarin, memakan korban jiwa.
Pelajar berinisial M, 16 dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tawuran itu terjadi. Korban merupakan pelajar yang sebelumnya terlihat mengalami luka bacok, dalam video yang beredar di media sosial.
Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serong Iptu Joko Aprianto, saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 9 Desember 2021. "Ya benar, korban meninggal dunia," ujar Joko.
Korban menghembuskan nafas terakhirnya usai dilarikan ke rumah sakit suai bentrokan antar pelajar terjadi.
"Korban (meninggal dunia) di Rumah Sakit UIN Ciputat. Kita dapat kabar korban langsung dibawa ke RS habis kejadian, informasinya jam 18.00 WIB (kemarin)," terangnya.
Baca Juga :
Korban yang diduga masih duduk di bangku SMA itu tewas diduga lantaran kehabisan darah akibat luka bacok yang dialaminya.
"Dugaan awal karena kehabisan darah. Untuk pastinya kita nunggu hasil autopsi," jelas Joko.
Sebelumnya diberitakan, melalui video yang beredar korban sempat terlihat menahan rasa sakit akibat bacokan saat tawuran itu terjadi.
Ia berlari sempoyongan sambil berusaha untuk kabur dengan menaiki motor yang sudah berisikan dua orang rekannya.
Saat itu terlihat, darah korban sudah berlumuran di bagian tangan dan pakaian pramuka yang masih dikenakannya.
Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.
Kebakaran hebat melanda pabrik produksi kemenyan dan dupa milik CV Damarindo yang berlokasi di Jalan Raya Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Senin 20 Juli 2026, petang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews