Atasi Kendala Zonasi PPDB, 7 Sekolah Negeri Baru Kapasitas 1.356 Siswa Dibuka di Banten
Senin, 31 Agustus 2026 | 20:00
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) jenjang menengah atas pada Senin, 31 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bentrokan antar pelajar yang terjadi di Jalan Ciater Raya, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu, 8 Desember 2021 kemarin, memakan korban jiwa.
Pelajar berinisial M, 16 dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tawuran itu terjadi. Korban merupakan pelajar yang sebelumnya terlihat mengalami luka bacok, dalam video yang beredar di media sosial.
Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serong Iptu Joko Aprianto, saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 9 Desember 2021. "Ya benar, korban meninggal dunia," ujar Joko.
Korban menghembuskan nafas terakhirnya usai dilarikan ke rumah sakit suai bentrokan antar pelajar terjadi.
"Korban (meninggal dunia) di Rumah Sakit UIN Ciputat. Kita dapat kabar korban langsung dibawa ke RS habis kejadian, informasinya jam 18.00 WIB (kemarin)," terangnya.
Baca Juga :
Korban yang diduga masih duduk di bangku SMA itu tewas diduga lantaran kehabisan darah akibat luka bacok yang dialaminya.
"Dugaan awal karena kehabisan darah. Untuk pastinya kita nunggu hasil autopsi," jelas Joko.
Sebelumnya diberitakan, melalui video yang beredar korban sempat terlihat menahan rasa sakit akibat bacokan saat tawuran itu terjadi.
Ia berlari sempoyongan sambil berusaha untuk kabur dengan menaiki motor yang sudah berisikan dua orang rekannya.
Saat itu terlihat, darah korban sudah berlumuran di bagian tangan dan pakaian pramuka yang masih dikenakannya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) jenjang menengah atas pada Senin, 31 Agustus 2026.
TODAY TAGJajaran Polresta Tangerang terus mendalami kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang pria berinisial M , 31, di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.
Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews