Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Dua kelompok pelajar terlibat tawuran tepat di depan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, 25 November 2021, petang.
Lengkap dengan seragam putih yang masih dikenakan, puluhan pelajar tersebut saling adu serangan satu sama lain. Aksi kejar-kejaran pun tak dapat dihindari.
Namun mirisnya, terdapat sejumlah pelajar yang nekat menenteng berbagai jenis senjata tajam (sajam) dalam aksi tawuran tersebut. Sesekali sajam itu sempat dilayangkan, hingga nyaris melukai pelajar lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar, membenarkan adanya insiden bentrokan antar pelajar tersebut. "Iya (benar). Sudah bubar sekarang," ujar Iskandar saat dikonfirmasi.
Kedua kelompok pelajar yang bertikai, kata Iskandar, seluruhnya masih berusia di bawah umur. "Informasi yang kita dapat dari dua SMP di Tangsel, masih di bawah umur," katanya.
Mendapati informasi tawuran tersebut, jajaran Polsek Pamulang segera terjun ke lokasi. Sejumlah pelajar pun lari kocar-kacir berusaha untuk melarikan diri. Seorang pelajar berhasi diamankan beserta barang bukti berupa sajam.

"Ada yang kita amankan satu orang membawa sajam berupa corbek, seperti besi arit," ungkap Iskandar.
Iskandar menerangkan, aksi minor para pelajar tersebut ternyata sudah direncanakan sebelumnya oleh kedua pihak yang bertikai.
"Ya baru kita cari, informasinya janjian tawuran. Janjian lewat mana ini yang belum kita dalami, lewat media sosial atau lewat mana," imbuhnya.
Atas kejadian itu, satu pelajar yang berhasil diamankan itu pun digelandang ke Mapolsek Pamulang. "Enggak ada luka, yang kita amankan katanya cuman ikut-ikutan aja, dia enggak tahu. Dan, sekolah kemungkinan kita kabarkan, terutama orang tua," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews