Connect With Us

Tawuran Pelajar Pecah di Pamulang, Satu Orang Bawa Sajam Diamankan

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 November 2021 | 18:24

Tangkapan layar dua kelompok pelajar terlibat tawuran tepat di depan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, 25 November 2021, petang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dua kelompok pelajar terlibat tawuran tepat di depan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, 25 November 2021, petang. 

Lengkap dengan seragam putih yang masih dikenakan, puluhan pelajar tersebut saling adu serangan satu sama lain. Aksi kejar-kejaran pun tak dapat dihindari. 

Namun mirisnya, terdapat sejumlah pelajar yang nekat menenteng berbagai jenis senjata tajam (sajam) dalam aksi tawuran tersebut. Sesekali sajam itu sempat dilayangkan, hingga nyaris melukai pelajar lainnya.

Tangkapan layar dua kelompok pelajar terlibat tawuran tepat di depan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, 25 November 2021, petang.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar, membenarkan adanya insiden bentrokan antar pelajar tersebut.  "Iya (benar). Sudah bubar sekarang," ujar Iskandar saat dikonfirmasi.

Kedua kelompok pelajar yang bertikai, kata Iskandar, seluruhnya masih berusia di bawah umur. "Informasi yang kita dapat dari dua SMP di Tangsel, masih di bawah umur," katanya.

Mendapati informasi tawuran tersebut, jajaran Polsek Pamulang segera terjun ke lokasi. Sejumlah pelajar pun lari kocar-kacir berusaha untuk melarikan diri.  Seorang pelajar berhasi diamankan beserta barang bukti berupa sajam.

Tangkapan layar dua kelompok pelajar terlibat tawuran tepat di depan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis, 25 November 2021, petang.

"Ada yang kita amankan satu orang membawa sajam berupa corbek, seperti besi arit," ungkap Iskandar.

Iskandar menerangkan, aksi minor para pelajar tersebut ternyata sudah direncanakan sebelumnya oleh kedua pihak yang bertikai.

"Ya baru kita cari, informasinya janjian tawuran. Janjian lewat mana ini yang belum kita dalami, lewat media sosial atau lewat mana," imbuhnya.

Atas kejadian itu, satu pelajar yang berhasil diamankan itu pun digelandang ke Mapolsek Pamulang. "Enggak ada luka, yang kita amankan katanya cuman ikut-ikutan aja, dia enggak tahu. Dan, sekolah kemungkinan kita kabarkan, terutama orang tua," pungkasnya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21

Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill