Connect With Us

Diduga Cabuli Santri, Ustaz di Ponpes Balaraja Tangerang Dipecat

Dimas Wisnu Saputra | Minggu, 1 Oktober 2023 | 19:45

Ilustrasi Pencabulan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ustaz yang diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalim, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang dipecat.

Pasalnya perilaku ustaz tersebut dianggap telah mencoreng nama baik ponpes tempatnya mengajar.

Pemilik ponpes, KH Mahfudz langsung mengambil tindakan tegas dengan memecat ustaz berinisial N untuk mengembalikan citra baik ponpesnya.

“Kami langsung berhentikan ustadz N, karena telah buat malu nama baik ponpes,” katanya, Senin, 2 Oktober 2023.

Pemecatan terhadap Ndilakukan setelah pihaknya menerima adanya aduan dari orang tua santri atas dugaan pelecehan seksual yang dialami anak laki-laki mereka.

Ia mengaku kecewa dengan N, karena selama ini terduga pelaku merupakan salah satu ustaz yang dipercaya mengajar sekaligus pengawas asrama para santri.

Di dalam asrama tersebut itu sedikitnya terdapat 35 santri yang belajar.

“Saya tidak menyangka, karena dia di asrama bersama istrinya juga,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, KH Mahfudz meminta maaf kepada orang tua terduga korban. Pihaknya juga berjanji akan lebih selektif lagi dalam mencari tenaga pengajar di ponpes yang diasuhnya tersebut.

“Saya pastikan ke depannya kasus serupa tidak akan terulang lagi,” katanya.

Untuk itu, ia pun mendorong Kepolisan agar segera menindak tegas dan memproses hukum sesuai dengan perbuatannya.

“Kami mohon pelaku bisa segera dihukum,” tandasnya

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill