Connect With Us

MUI Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Pencabulan di Ponpes Balaraja Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 28 September 2023 | 22:04

Sekertaris MUI Kabupaten Tangerang Nur Alam. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang mendesak pihak Polresta Tangerang untuk menindak tegas pelaku yang diduga mencabuli santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Balaraja.

Sekertaris MUI Kabupaten Tangerang Nur Alam mengatakan siapapun yang melakukan tindakan asusila harus diproses sampai kemeja hijau untuk diadili. Tak terkecuali jika pelaku merupakan ustaz.

"Kalau memang demikian, agar polisi menindak tegas. Sekalipun itu orang yang paham agama, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Nur Alam kepada Tangerangnews.com, Jumat, 29 September 2023.

Nur Alam menyebut tindakan tersebut sangat hina dan dimurkai oleh Tuhan. Di mana pesantren seharusnya menjadi tempat untuk membina, menjaga akhlak dan perlindungan bagi santri.

"Pesantren seharusnya membina dan menjaga. Bukan malah pagar makan tanaman. Memalukan," sebut Alam.

Pihaknya mendukung penuh proses hukum terhadap pelaku terduga pencabulan tersebut dengan seadil-adilnya. Pasalnya, jika tidak dihukum akan membuat masyarakat resah.

"Hukum yang berat. agar keresahan masyarakat teratasi," tandasnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Geruduk Polres Metro Tangerang, Massa Banser Desak Polisi Penjarakan Bahar Bin Smith

Geruduk Polres Metro Tangerang, Massa Banser Desak Polisi Penjarakan Bahar Bin Smith

Sabtu, 7 Februari 2026 | 17:51

Ratusan massa dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser memadati Mapolres Metro Tangerang Kota, pada Sabtu 7 Februari 2026, siang.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill