Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak lima penyakit saat musim penghujan yang patut diwaspadai masyarakat.
"Demam berdarah, flu, penyakit kulit, diare, dan leptospirosis," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Sumihar Sihaloho, Jumat 3 November 2023.
dr. Sumihar yang kerap disapa Mingky ini menjelasakan penyakit tersebut seringkali menyerang ke tubuh manusia. Maka dari itu, masyarakat harus mewaspadai.
Untuk menghindari penyakit itu, ada beberapa cara yang harus dilakukan oleh masyarakat khususnya warga Kabupaten Tangerang.
"Cara pencegahannya mulai dari mengkonsumsi makanan yang bersih, sehat dan bergizi," katanya.
Lalu, rutin berolahraga minimal 30 menit setiap harinya. Kemudian, setelah itu juga harus beristirahat dengan cukup dan jangan sampai kelelahan.
Selain itu, menerapkan perilaku bersih dan sehat, melakukan upaya 3M plus yakni Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat-tempat penampungan air dan Mendaur ulang berbagai barang.
"Segera periksa ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat bila mengalami gejala penyakit itu," tandas dr. Minky.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews