Connect With Us

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Tangerang Kebut Pembangunan Sistem Pengendalian Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Oktober 2023 | 22:44

Pembangunan turap anak kali sebagai sistem pengendalian banjir di Kota Tangerang, Jumat 27 Oktober 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah infrastruktur fisik untuk mengantisipasi musim penghujan di Kota Tangerang tengah dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) setempat.

Sampai saat ini pembangunan Sistem Pengendalian Banjir tersebut terus dikebut berbagai titik lokasi.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, pembangunan Sitem Pengendalian Banjir tersebut dilakukan di belasan lokasi di seluruh penjuru Kota Tangerang.

Mulai dari Garden City Periuk, Kali Cantiga, Kali Citegal Alur, Kecamatan Tangerang, Kelurahan Gebang Raya, Kelurahan Panunggangan Barat, Kelurahan Periuk, Kelurahan Tajur, Kelurahan Uwung Jaya, Pasar Anyar, Perumahan Pinang Griya Permai, sampai Perumahan Puri Kartika.

“Hampir semuanya telah berjalan pembangunannya sejak bulan kemarin, dengan persentase ketuntasan yang variatif, mulai dari 30 persen, 60 persen, bahkan sudah ada yang 90 persen,” ujar Ruta, Jumat 27 Oktober 2023.

Pembangunan Sistem Pengendalian Banjir ini sebagai bagian dari upaya responsif mengantisipasi musim penghujan yang sebentar lagi dirasakan di Kota Tangerang.

Terlebih, berdasarkan prediksi yang diberikan Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa musim penghujan akan mulai tiba pada bulan November mendatang.

“Kami juga telah menyiapkan cara-cara lain untuk mengantisipasi terjadinya banjir di musim penghujan, seperti pemeliharaan saluran air, drainase, turap, pintu air, pompa air, bahkan tim lapangan yang dioperasikan di seluruh kecamatan seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” tambah Ruta.

Selain itu, Dinas PUPR Kota Tangerang juga berharap adanya peningkatan partisipasi aktif masyarakat untuk turut memberikan kontribusi kolektif, dalam rangka mengantisipasi musim penghujan dan potensi banjir di Kota Tangerang.

"Dengan tidak membuang sampah ke selokan atau kali, membersihkan saluran di lingkungan masing-masing, kerja bakti di lingkungan, dan sebagainya," kata Ruta.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill