Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TANGERANGNEWS.com- Sebentar lagi musim kemarau panjang akan segera berakhir dan beralih ke musim hujan pada November 2023 mendatang.
Seperti diketahui, saat musim hujan tiba wilayah Kota Tangerang kerap dilanda bencana langganan, yakni banjir.
Untuk itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman mengimbau warga Kota Tangerang untuk melakukan kerja bakti.
"Seiring akan datangnya musim penghujan, kita perlu bersiap untuk menghindari peristiwa banjir yang dapat merugikan masyarakat," ujar Herman, Senin, 09 Oktober 2023.
Dia meminta agar seluruh warga Kota Tangerang dapat turut serta kerja bakti untuk mencegah terjadinya banjir dengan membersihkan saluran air dari sampah yang mengumbat, sehingga air hujan dapat mengalir secara lancar.
Menurut Herman, upaya pencegahan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan tanggung jawa bersama.
"Serja bakti ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan keselamatan bersama," imbuhnya.
Selain banjir, kata Herman, musim hujan juga akan menyebabkan lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Terkait hal itu, pihaknya berjanji akan melakukan sejumlah langkah-langkah yang sifatnya mencegah daripada sekadar memberikan fogging.
"Karena pendekatan preventif lebih efektif dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TODAY TAGPolda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial SY, 18, di Kembangan, Jakarta Barat, harus kehilangan sepeda motornya setelah teperdaya oleh seorang wanita yang baru dikenalnya melalui aplikasi kencan daring.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews